LSM ( GAPURA ) Meminta Kepada Bapak Bupati Halsel Agar Segera Mencopot Oknum Kepala Desa Bibinoi, Beserta Kepala Desa Palamea, Karena Diduga Lakukan Tindakan Yang Melanggar KUHP Pasal 170 ayat 1

LSM ( GAPURA ) Meminta Kepada Bapak Bupati Halsel Agar Segera Mencopot Oknum Kepala Desa Bibinoi, Beserta Kepala Desa Palamea, Karena Diduga Lakukan Tindakan Yang Melanggar KUHP Pasal 170 ayat 1
LSM ( GAPURA ) Meminta Kepada Bapak Bupati Halsel Agar Segera Mencopot Oknum Kepala Desa Bibinoi, Beserta Kepala Desa Palamea, Karena Diduga Lakukan Tindakan Yang Melanggar KUHP Pasal 170 ayat 1

Halmahera Selatan, majalah global.com –
LSM Gerakan Pemuda Untuk Rakyat (GAPURA), Bidang Hukum dan Kriminal Yusril Dukomalamo. Mengungkapkan keprihatinan yang amat mendalam serta mengutuk keras tindak kekerasan terhadap salah seorang warga Desa Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah Kabupaten Halmahera Selatan tersebut dan mendesak kepolisian mengusut tuntas Insiden itu dimana seharusnya pejabat fungsinya menjalankan roda pemerintahan dengan bijaksana dalam mengambil keputusan serta menjadi panutan, sebagai orang terdidik namun sangat disayangkan hal ini harus terjadi, Jumat (04/08/2023).

LSM ( GAPURA ) Meminta Kepada Bapak Bupati Halsel Agar Segera Mencopot Oknum Kepala Desa Bibinoi, Beserta Kepala Desa Palamea, Karena Diduga Lakukan Tindakan Yang Melanggar KUHP Pasal 170 ayat 1
LSM ( GAPURA ) Meminta Kepada Bapak Bupati Halsel Agar Segera Mencopot Oknum Kepala Desa Bibinoi, Beserta Kepala Desa Palamea, Karena Diduga Lakukan Tindakan Yang Melanggar KUHP Pasal 170 ayat 1

“Kami secara institusional sangat peka terhadap hal-hal yang berkaitan dengan penindasan oleh pejabat terhadap warga. Kami meminta pihak terkait menindak tegas oknum Kepala Desa dan perangkatnya yang melakukan tindakan main hakim sendiri dengan menghajar alias memukul (mengeroyok) salah satu oknum warganya di Desa Bibinoi tersebut, bahwa apa yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa dan Perangkat nya itu sangatlah bertantangan dengan UU yakni Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang Pengeroyokan ( KUHP Pasal 170 ayat 1 ) dengan ancaman hukumannya 2 Tahun 8 Bulan,” paparnya.

“Rasa keprihatinan saya dan juga kawan kawan LSM Gerakan Pemuda Untuk Rakyat (GAPURA) Halsel, sangat menyayangkan atas peristiwa tersebut, di era digital dan modernisasi sekarang ini masih saja ada oknum kepala Desa yang juga sebagai pembina di Desa masih lakukan hal-hal yang tidak normatif seperti preman di kampung. Ini dugaan tindakan premanisme yang dilakukan itu bukan menjadi substansi seorang pemimpin Desa, seharusnya seorang kepala Desa secara normatif harus menjadi penengah dan atau pembina, bukan sebaliknya malah membuat rancuh dengan tindakan main hakim sendiri. Jika itu terjadi maka harus diproses hukum karena sudah dilaporkan di pihak kepolisian Polres Halsel,” tegasnya.

Baca Juga :  Viral PT. GMM Di Halsel Diduga Tidak Penuhi Hak Masyarakat Soal Hasil Kebun Plasma Disetor Ke Pemda

Saya mengharapkan kepada para pejabat, jika terjadi hal-hal demikian maka diminta jangan main hakim sendiri yang justru merugikan diri sendiri. Perlu disampaikan bahwa soal tindakan premanisme yang dilakukan oleh Kepala Desa juga terjadi di Desa Palamea Kecamatan Kasiruta Barat, yang bagi kami sangat mencederai nilai-nilai serta harkat dan martabat Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan, karena asas pembinaan seorang pemimpin Desa sangatlah diragukan eksistensinya.

Olehnya itu kami meminta kepada Bapak Bupati Halsel agar segera mencopot oknum Kepala Desa Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah dan Kepala Desa Palamea Kecamatan Kasiruta Barat, karena diduga lakukan tindakan premanisme.

Mendesak Kepada Pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus tersebut, serta jangan ada tebang pilih dalam menegakkan Supermasi Hukum (Tindak Pidana Kekerasan, Pengeroyokan dan atau sebutan lainnya).
Jika hal ini tidak diindahkan maka kami secara institusional akan menggelar aksi dengan jumlah masa yang besar untuk mendesak kepada pihak yang berwenang demi mendapatkan keadilan dan kepastian hukum.(Fik.A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *