mahkota555

Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Metro Hadirkan Aksi Nyata Lewat Gerakan Peduli Lingkungan dan Bantuan Sosial

Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Metro Hadirkan Aksi Nyata Lewat Gerakan Peduli Lingkungan dan Bantuan Sosial

METRO, majalahglobal.com – Menyambut Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-2 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro menunjukkan komitmen pengabdian melalui kegiatan Imipas Peduli dengan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan kantor serta menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat dan keluarga Warga Binaan, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut melibatkan jajaran pegawai Lapas Metro. Dengan semangat gotong royong, seluruh peserta bahu-membahu membersihkan halaman kantor, memangkas rumput liar, mengumpulkan sampah, hingga menata lingkungan agar lebih bersih, tertib, dan asri.
Tidak sekadar menjaga kebersihan lingkungan kerja, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, kepedulian, serta semangat pengabdian di lingkungan pemasyarakatan.

Usai melaksanakan aksi bersih-bersih, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat sekitar dan keluarga Warga Binaan. Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Lapas Metro terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang turut merasakan dampak sosial dan ekonomi selama anggota keluarganya menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Tetra Destorie, menegaskan bahwa peringatan Hari Bakti Kemenimipas harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kehadiran institusi pemasyarakatan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Momentum Hari Bakti Kemenimipas ke-2 ini menjadi pengingat bagi kami bahwa pengabdian tidak cukup hanya diwujudkan melalui tugas kedinasan, tetapi juga harus tercermin dalam kepedulian dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Melalui Imipas Peduli, kami ingin menghadirkan manfaat, membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong di lingkungan Lapas Metro,” ujar Tetra Destorie.

Ia menjelaskan, kegiatan bersih-bersih lingkungan kantor juga merupakan bagian dari komitmen Lapas Metro dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, dan representatif sebagai salah satu penunjang kualitas pelayanan publik.
“Menurut kami, kebersihan dan kenyamanan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan. Kami ingin memastikan bahwa pegawai dapat bekerja dengan nyaman dan masyarakat, termasuk keluarga Warga Binaan yang datang untuk mendapatkan layanan kunjungan, juga merasakan lingkungan yang bersih, tertata, dan memberikan kenyamanan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tetra menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial kepada keluarga Warga Binaan merupakan bentuk kepedulian yang memiliki nilai kemanusiaan. Sebab, dampak pemidanaan tidak hanya dirasakan oleh individu yang menjalani pidana, tetapi juga oleh keluarga yang ditinggalkan.
“Kami memahami bahwa keluarga Warga Binaan juga menghadapi berbagai tantangan selama anggota keluarganya menjalani masa pidana. Karena itu, kami ingin mereka tetap merasa diperhatikan dan menjadi bagian dari kepedulian kami. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban mereka,” ungkapnya.

Tetra juga berharap kegiatan Imipas Peduli tidak berhenti sebagai agenda dalam rangka memperingati Hari Bakti Kemenimipas semata, melainkan mampu menjadi budaya positif yang terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Kami ingin semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong ini terus tumbuh serta menjadi karakter seluruh jajaran Lapas Metro. Bagi kami, keberhasilan pemasyarakatan bukan hanya tentang pelaksanaan tugas pembinaan dan pengamanan, tetapi juga bagaimana kehadiran institusi dapat memberikan manfaat, kepedulian, dan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Imipas Peduli ini, Lapas Kelas IIA Metro menegaskan komitmennya untuk terus membangun lingkungan pemasyarakatan yang bersih, humanis, dan berorientasi pada pelayanan, sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat sebagai bagian dari semangat pengabdian Kemenimipas.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *