Konsisten Cegah Halinar, Kabid Adm. Kamtib Lapas Kelas I Bandar Lampung Turun Langsung Sapa dan Edukasi Warga Binaan
BANDAR LAMPUNG, majalahglobal.com — Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari pelanggaran terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sambang blok hunian dan sosialisasi kedisiplinan serta pencegahan Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) yang dipimpin langsung Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib), Sudarso, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin di area blok hunian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan sekaligus membangun komunikasi yang humanis antara petugas dan warga binaan.
Dalam kesempatan itu, Sudarso menyapa warga binaan secara langsung, berdialog, serta mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan. Ia juga memberikan pemahaman dan mengingatkan pentingnya menaati seluruh peraturan serta tata tertib yang berlaku di lingkungan lapas.
Melalui pendekatan dialogis tersebut, warga binaan diharapkan semakin memahami bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan selama menjalani masa pidana.
Sosialisasi pencegahan Halinar juga terus dilakukan sebagai langkah memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan lapas yang bersih dari penggunaan handphone ilegal, praktik pungutan liar, dan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.
Kabid Adm. Kamtib Lapas Kelas I Bandar Lampung, Sudarso, menegaskan bahwa pendekatan humanis melalui komunikasi langsung akan terus dilakukan secara konsisten, seiring dengan penguatan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan.
“Kami tidak akan pernah bosan untuk terus menyapa warga binaan dan menyosialisasikan aturan-aturan yang ada, khususnya komitmen menjaga Lapas Kelas I Bandar Lampung agar senantiasa bersih dari Halinar. Kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan adalah kunci utama agar proses pembinaan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang positif bagi semuanya,” ujar Sudarso di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan edukasi secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran warga binaan untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas I Bandar Lampung terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban dengan mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, serta penegakan aturan secara konsisten.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, berintegritas, dan bebas dari Halinar.
Oleh: Andi Raya










