JOMBANG – Di tengah tantangan krisis air yang kerap menghantui petani saat musim kemarau, secercah harapan hadir bagi petani di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.
Adalah Program Irigasi Perpompaan (IRPOM) dari Kementerian Pertanian yang kini memberikan manfaat nyata dan langsung dirasakan oleh para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Kandangan.
Bantuan strategis tersebut diterima dan dikelola langsung oleh Poktan Kandangan yang diketuai oleh Kasianto, dengan Asan Ismanto sebagai bendahara kelompok. Dengan adanya IRPOM ini, sekitar 18 hektare lahan pertanian di Desa Carangrejo kini memiliki jaminan pasokan air yang lebih memadai.
Program tersebut bukan hanya sekedar bantuan fisik berupa mesin pompa, namun menjadi solusi vital untuk memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian. Terutama untuk mendukung kelancaran kegiatan budidaya, menjaga kelembaban tanah, dan yang paling utama adalah meningkatkan produktivitas hasil pertanian petani.
Ketua Poktan Kandangan, Kasianto, tidak bisa menyembunyikan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menyampaikan terima kasih yang mendalam atas perhatian nyata pemerintah terhadap jeritan kebutuhan para petani kecil di desanya.
“Kami dari Poktan Kandangan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Kabupaten Jombang yang telah memberikan bantuan yang sangat berarti bagi kami. Kami para petani sangat terbantu dan program ini sangat bermanfaat,” ujar Kasianto dengan penuh haru.
Menurut Kasianto, adanya dukungan sarana irigasi yang modern tersebut memberikan semangat baru dan energi tersendiri bagi puluhan petani anggotanya dalam mengelola lahan pertanian. Jika sebelumnya petani cemas akan kekeringan, kini mereka bisa lebih fokus dan optimal dalam merawat tanaman padi dan palawija mereka.
Dengan ketersediaan air yang lebih terjamin dan terkelola dengan baik, para petani menaruh harapan besar agar kegiatan pertanian di Desa Carangrejo dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
“Semoga ke depannya hasil panen kami bisa semakin maksimal. Kami juga berharap tahun depan kembali ada program untuk membantu para petani di Desa Carangrejo,” tambahnya penuh harap.
Para petani di Carangrejo pun berharap program IRPOM ini dapat terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak kelompok tani lainnya. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, serta pengelolaan yang transparan dan baik oleh kelompok tani, bantuan tersebut diyakini mampu menjadi kunci untuk mendongkrak produktivitas dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Carangrejo, Jombang. (Mhd/Adv)
