Pemkot Mojokerto Bangun 65 Jamban Sehat untuk Keluarga MBR Lewat Program BSSI

Pemkot Mojokerto Bangun 65 Jamban Sehat untuk Keluarga MBR Lewat Program BSSI
Pemkot Mojokerto Bangun 65 Jamban Sehat untuk Keluarga MBR Lewat Program BSSI

KOTA MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto membangun 65 jamban sehat untuk keluarga masyarakat berpenghasilan rendah. Program Bantuan Septic Tank Skala Individu ini menyasar warga di 11 kelurahan pada 2026.

 

Sosialisasi calon penerima manfaat digelar di Kantor Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kamis 25/6/2026. Sebanyak 65 keluarga yang lolos verifikasi berhak menerima bantuan senilai Rp8 juta per rumah.

 

Rinciannya, Rp6,4 juta untuk pembelian material bangunan dan Rp1,6 juta untuk upah tenaga kerja. Sasaran program adalah keluarga yang belum memiliki sistem sanitasi layak dan berpotensi mencemari lingkungan.

 

Tekan Risiko Penyakit dari Sanitasi Buruk

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyebut bantuan jamban sehat untuk menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih sehat. Sekaligus melindungi warga dari penyakit akibat sanitasi tidak layak.

 

“Kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan kondisi tubuh, tetapi juga kesehatan lingkungan dan tempat tinggal. Pemerintah hadir memberikan fasilitas agar setiap rumah memenuhi kriteria sehat,” kata Ika.

 

Ia menjelaskan septic tank tidak standar berisiko mencemari tanah dan sumber air di permukiman. Kondisi itu dapat memicu berbagai penyakit.

 

Pastikan Limbah Dikelola Aman

Melalui BSSI, Pemkot Mojokerto memastikan limbah rumah tangga dikelola aman sesuai standar kesehatan. Tujuannya mencegah pencemaran lingkungan.

 

“Tujuan kami agar lingkungan tempat tinggal warga sehat. Jika lingkungan sehat, masyarakat juga lebih sehat dan kualitas hidupnya meningkat,” ujar Ika.

 

Program ini juga menjadi langkah preventif menjaga kualitas air tanah. Sekaligus mewujudkan permukiman yang bersih, sehat, dan layak huni di Kota Mojokerto. (Jay)

Exit mobile version