Blusukan Sehari ke 3 KDKMP, Tim 2 Wapang TNI Catat “Nadi Ekonomi” Mojokerto

MOJOKERTO – Jumat pagi 12/6/2026, mobil rombongan Tim 2 Wakil Panglima TNI Wapang TNI berhenti di depan KDKMP Desa Seduri, Mojosari. Pintu terbuka, Kolonel Marinir Ashari, S.Pd., M.IP., CFrA. turun pertama. Di belakangnya, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo langsung menyapa pengurus koperasi yang sudah menunggu di teras.

 

 

Itu titik pertama dari 3 KDKMP yang disambangi Tim 2 Wapang TNI hari itu. Misi mereka jelas: melihat langsung, mendengar langsung, mencatat langsung. Bukan di ruang rapat.

 

“Pak, kendala paling nyata di lapangan apa?” tanya Kolonel Ashari sambil menunjuk rak sembako yang mulai kosong. Ketua KDKMP Seduri menjawab lugas: stok barang cepat habis karena warga percaya belanja di koperasi sendiri. Diskusi kecil itu jadi pembuka kunjungan kerja Tim 2 Wapang TNI di Mojokerto.

 

*Dari Mojosari ke Bangsal, Tutup di Gunung Gedangan*

Usai dari Seduri, rombongan bergerak ke KDKMP Desa Sumbertebu, Bangsal. Di sini tim menelisik pembukuan, unit usaha, sampai mesin chiller untuk simpan produk tani. Kolonel Ashari sesekali mencatat di buku saku.

 

Titik terakhir, KDKMP Kelurahan Gunung Gedangan, Kota Mojokerto. Suasana diskusi paling hangat terjadi di sini. Pengurus, karyawan, perangkat kelurahan, sampai warga yang kebetulan belanja ikut nimbrung. Tawa sesekali pecah, tapi substansinya serius: bagaimana layanan koperasi bisa makin cepat, rapi, dan dirasakan manfaatnya.

 

Kunjungan ini bukan jalan sendiri. Tim 2 Wapang TNI didampingi penuh Dandim 0815 Letkol Abi Swanjoyo. Turut hadir jajaran penting: Asren Kodam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, Staf Ahli Menteri Perindustrian Adhie Rochmanto Pandiangan, Wakil Bupati Mojokerto dr. Muhammad Rizal Oktavian, Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. Rachman Sidharta Arisandi, Direktur Pengelolaan Farmasi Kemenkes Dr. Agusdini Banun Saptaningsih, perwakilan Kemenko Pangan Robiansyah, hingga PT Agrinas Pangan Nusantara Sudarso. Forkopimca dan perangkat desa/kelurahan juga lengkap.

 

*“Koordinasi Kunci Keberlangsungan”*

Di akhir blusukan, Letkol Abi Swanjoyo menekankan inti kunjungan itu. “Melalui kunjungan ini, tim dapat memperoleh gambaran pelaksanaan KDKMP di wilayah Mojokerto. Selain peninjauan, juga ada diskusi dan tukar informasi dengan pengurus serta pihak terkait untuk tahu perkembangan di lapangan,” katanya.

 

Menurut Dandim, obrolan hangat di teras koperasi itu justru paling berharga. “Komunikasi yang terjalin jadi sarana baik untuk memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan. KDKMP ini program besar, jadi butuh semua pihak jalan bareng agar keberlangsungannya terjaga,” ujarnya.

 

Pantauan JawaPos.com, Tim 2 Wapang TNI fokus 3 hal di tiap titik: kondisi fasilitas, aktivitas pelayanan ke warga, dan perkembangan unit usaha. Catatan-catatan Kolonel Ashari nantinya akan jadi bahan evaluasi Itjen TNI untuk penguatan program KDKMP secara nasional.

 

Sore menjelang pulang, Kolonel Ashari sempat mampir membeli gula dan minyak di KDKMP Gunung Gedangan. “Biar merasakan langsung pelayanan koperasi sendiri,” katanya sambil tersenyum.

 

Blusukan sehari itu menutup rangkaian monitoring Tim 2 Wapang TNI di Mojokerto. PR berikutnya ada di pengurus KDKMP dan pemerintah daerah: menyempurnakan tata kelola, menambah variasi usaha, dan menjaga kepercayaan warga. Karena koperasi yang kuat, kata warga Seduri, “mulainya dari dagangan yang lengkap dan harga yang jujur”.

 

_Reporter: Jay_

Exit mobile version