Kadiyono Tekankan Pentingnya User Experience, Lapas Kotabumi Perkuat Transformasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi
KOTABUMI, majalahglobal.com — Direktur Informasi Teknologi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Kadiyono, melaksanakan kunjungan analisis dan evaluasi (anev) lapangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi, Lampung, pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kotabumi tersebut menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan pengalaman pengguna layanan (user experience), optimalisasi teknologi informasi, serta penguatan profesionalisme petugas pemasyarakatan.
Kunjungan ini disambut Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus, jajaran pejabat struktural eselon IV dan V, pegawai, serta peserta magang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya evaluasi dan penguatan komitmen organisasi dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang mudah diakses, cepat, nyaman, transparan, responsif, dan akuntabel.
Dalam arahannya, Kadiyono menekankan bahwa kualitas pelayanan publik tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas atau terlaksananya prosedur administratif, tetapi juga dari bagaimana masyarakat dan warga binaan merasakan langsung pelayanan yang diberikan.
“Pelayanan publik yang berkualitas harus berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan. Kita perlu melihat pelayanan dari sudut pandang masyarakat dan warga binaan, mulai dari kemudahan akses, kecepatan proses, kejelasan informasi, hingga kenyamanan dan kepastian layanan. Pengalaman pengguna atau user experience menjadi aspek penting yang harus terus kita evaluasi agar pelayanan pemasyarakatan semakin efektif, transparan, responsif, dan akuntabel.”ujar Kadiyono.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi secara berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi informasi sebagai instrumen pendukung peningkatan kualitas pelayanan. Menurut arahan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, seluruh jajaran pemasyarakatan diharapkan mampu mengidentifikasi kendala, memperbaiki aspek pelayanan yang belum optimal, serta meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus, menyatakan komitmen jajarannya untuk menindaklanjuti hasil evaluasi melalui penguatan koordinasi internal, peningkatan kompetensi petugas, serta perbaikan kualitas pelayanan secara terukur dan berkelanjutan.
“Arahan dan evaluasi yang disampaikan oleh Direktur Informasi Teknologi dan Kerja Sama Pemasyarakatan menjadi penguatan bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan di Lapas Kotabumi. Kami berkomitmen menjadikan kebutuhan dan kepuasan pengguna layanan sebagai perhatian utama, baik bagi warga binaan maupun masyarakat. Setiap masukan dan hasil evaluasi akan menjadi bahan perbaikan agar pelayanan semakin mudah, cepat, transparan, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.”tegas Kalapas Tomi.
Tomi juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan memerlukan keterlibatan seluruh unsur organisasi. Karena itu, jajaran Lapas Kotabumi didorong untuk melaksanakan evaluasi secara berkala, memperkuat koordinasi, mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi, serta menjaga integritas dan kedisiplinan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kegiatan analisis dan evaluasi lapangan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan, sekaligus mendorong penerapan standar pelayanan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan warga binaan.
Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan sebagai landasan penyelenggaraan fungsi pemasyarakatan. Melalui evaluasi berkelanjutan dan penguatan komitmen seluruh jajaran, Lapas Kelas IIA Kotabumi berupaya mewujudkan pelayanan publik yang profesional, efektif, transparan, dan akuntabel.
Lapas Kotabumi berkomitmen untuk terus berbenah, berinovasi, dan menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta penghormatan terhadap hak-hak warga binaan.
Oleh: Andi Raya










