Direktur Kemenimipas Tinjau Lapas Kelas I Bandar Lampung, Pastikan Tak Ada Kamar Mewah dan Diskriminasi Warga Binaan
BANDAR LAMPUNG, majalahglobal.com — Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Kadiyono, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung pada Kamis (22/10/2026). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung kondisi hunian warga binaan sekaligus memastikan penerapan tata kelola pemasyarakatan yang transparan, adil, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kunjungan itu, Kadiyono didampingi Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, beserta jajaran pejabat struktural. Rombongan meninjau sejumlah blok hunian untuk melihat secara langsung kondisi kamar, fasilitas, aspek pengamanan, serta pelaksanaan pelayanan dan pembinaan terhadap warga binaan.
Peninjauan tersebut difokuskan pada upaya memastikan tidak adanya kamar hunian mewah maupun fasilitas istimewa yang diberikan kepada pihak tertentu. Pengawasan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat prinsip kesetaraan dan mencegah perlakuan diskriminatif di lingkungan pemasyarakatan.
Selain kondisi hunian, Kadiyono menekankan pentingnya penerapan pembinaan yang adil bagi seluruh warga binaan tanpa membedakan jenis tindak pidana yang dilakukan. Setiap warga binaan harus memperoleh hak, pelayanan, dan kesempatan mengikuti program pembinaan sesuai ketentuan serta standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Berdasarkan hasil peninjauan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Kadiyono memberikan apresiasi kepada jajaran Lapas Kelas I Bandar Lampung atas pelaksanaan tata kelola, pengamanan, pengelolaan fasilitas, dan pelayanan pembinaan yang dinilai telah berjalan sesuai standar.
“Kunjungan ini memastikan tidak ada kamar hunian mewah maupun diskriminasi berdasarkan tindak pidana. Semuanya sudah berjalan sesuai standar aturan,” ujar Kadiyono.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari pengawasan terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan sekaligus penguatan komitmen untuk mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, transparan, dan akuntabel.
Melalui pengawasan berkelanjutan, Lapas Kelas I Bandar Lampung diharapkan terus menjaga konsistensi penerapan aturan, memenuhi hak-hak warga binaan sesuai ketentuan, serta memastikan seluruh proses pembinaan berlangsung secara adil dan berintegritas.
Oleh; Andi Raya










