Libatkan TNI-Polri dan Anjing Pelacak K-9, Lapas Kelas I Bandar Lampung Gelar Razia Gabungan, Ike Rahmawati Tegaskan Komitmen Bersih dari Halinar
BANDAR LAMPUNG, majalahglobal.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung memperkuat pengawasan dan deteksi dini gangguan keamanan melalui razia dan penggeledahan gabungan bersama unsur TNI dan Polri, Kamis malam (22/10/2026). Kegiatan tersebut turut melibatkan Unit K-9 Direktorat Samapta Polda Lampung dengan menerjunkan anjing pelacak bernama Sita untuk membantu penyisiran blok hunian warga binaan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, bersama jajaran pejabat struktural dan petugas pengamanan, serta personel TNI dan Polri. Razia dilaksanakan secara terkoordinasi dengan menyasar kamar-kamar hunian guna mendeteksi dan mencegah keberadaan barang-barang terlarang di dalam lapas.
Keterlibatan Unit K-9 Polda Lampung menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas pemeriksaan. Dengan dukungan anjing pelacak Sita, tim gabungan melakukan penyisiran secara cermat untuk membantu mendeteksi potensi keberadaan barang terlarang di area hunian.
Selain penggeledahan fisik, petugas juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap warga binaan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan narkotika. Pelaksanaan pemeriksaan melibatkan petugas terkait dan tenaga kesehatan lapas guna mendukung proses yang tertib dan terukur.
Ike Rahmawati: Sinergi dan Pengawasan Ketat Jadi Kunci
Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi TNI, Polri, serta Unit K-9 Polda Lampung dalam pelaksanaan razia gabungan tersebut.
Menurutnya, pengawasan berkelanjutan, pemeriksaan menyeluruh, dan kolaborasi lintas instansi merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mencegah peredaran barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan.
“Razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memperkuat keamanan dan mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari barang-barang terlarang. Kami bersinergi dengan jajaran TNI, Polri, dan Unit K-9 Polda Lampung untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, termasuk melalui penggeledahan blok hunian dan tes urine terhadap warga binaan,” ujar Ike Rahmawati.
Ia menambahkan, upaya pencegahan dan deteksi dini akan terus diperkuat melalui pengawasan yang konsisten serta koordinasi dengan aparat penegak hukum.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemeriksaan dalam kegiatan malam ini, kami menyatakan bahwa Lapas Kelas I Bandar Lampung bersih dari handphone dan narkoba. Capaian ini menjadi penguat komitmen kami untuk terus menjaga keamanan, meningkatkan integritas petugas, dan memastikan lingkungan lapas tetap tertib serta kondusif,” tegasnya.
Perkuat Deteksi Dini dan Komitmen Bersih dari Halinar
Razia gabungan tersebut menjadi bagian dari langkah penguatan keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas I Bandar Lampung. Pemeriksaan fisik, dukungan Unit K-9, serta tes urine merupakan upaya preventif untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan penyalahgunaan narkotika.Melalui sinergi bersama TNI dan Polri, Lapas Kelas I Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan, memperkuat deteksi dini, dan menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta berintegritas.Komitmen tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari Halinar, yakni handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba, melalui pengawasan berkelanjutan serta kerja sama lintas aparat penegak hukum. Oleh: Andi Raya










