Tiga Jembatan Perintis Garuda di Mojokerto Tuntas 100%, Warga Desa Kini Punya Akses Baru yang Lebih Aman

MOJOKERTO, MAJALAHGLOBAL.COM — Rabu (29/07/2026) menjadi hari yang dinanti warga di tiga desa Kabupaten Mojokerto. Tiga unit Jembatan Perintis Garuda Tahap V yang dibangun Kodim 0815/Mojokerto resmi tuntas 100 persen dan siap digunakan.

 

 

Jembatan itu berada di Desa Puloniti Kecamatan Bangsal, Desa Bening Kecamatan Gondang, dan Desa Banjarsari Kecamatan Jetis. Dari total 11 sasaran di wilayah Kodim 0815, tiga di antaranya sudah bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.

 

Proses pembangunannya tidak singkat. Dimulai dari pembongkaran jembatan lama, pemasangan gelagar baja, pengecoran lantai beton, pemasangan pagar pengaman, pengecatan, sampai pemasangan prasasti. Semua dikerjakan personel TNI bersama warga dengan semangat gotong royong.

 

Spesifikasi Berbeda, Fungsi Sama

 

Masing-masing jembatan punya ukuran berbeda sesuai kebutuhan wilayah.

 

Jembatan di Desa Puloniti memiliki panjang 11,5 meter, lebar 4,5 meter, dengan daya dukung hingga 10 ton.

Di Desa Bening, jembatannya lebih panjang, 24 meter dengan lebar 4 meter dan kapasitas lebih dari 5 ton.

Sementara di Desa Banjarsari panjangnya 15 meter, lebar 3 meter, mampu dilalui kendaraan hingga 4 ton.

 

Dengan struktur baru yang kokoh dan representatif, warga tidak perlu lagi khawatir saat melintas membawa hasil tani, anak sekolah, atau kendaraan logistik.

 

Bukti Kemanunggalan TNI dan Rakyat

 

Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Budiyono menyebut rampungnya tiga jembatan ini adalah hasil kerja bersama.

 

“Alhamdulillah, hingga saat ini tiga dari dua belas Jembatan Perintis Garuda telah selesai 100 persen. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai personel TNI, hingga masyarakat yang bahu-membahu selama proses pembangunan. Kami berharap keberadaan jembatan ini mampu memperlancar aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga. Selanjutnya kami akan terus mengoptimalkan pekerjaan pada sasaran lainnya agar seluruh program dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkapnya.

 

Sebagai wujud syukur, di tiga desa itu digelar doa bersama dan tasyakuran sederhana bersama pemerintah desa dan warga.

 

Bagi masyarakat, keberadaan jembatan bukan hanya soal penghubung fisik. Akses ke sekolah jadi lebih dekat, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan pelayanan sosial ke desa-desa juga lebih mudah.

 

Target Selesaikan 8 Jembatan Lagi

 

Program Jembatan Perintis Garuda merupakan inisiasi Presiden RI Prabowo Subianto. Di wilayah Kodim 0815/Mojokerto total ada 11 sasaran yang sedang dikerjakan secara bertahap.

 

Dengan selesainya 3 jembatan, Kodim 0815 kini memfokuskan percepatan pada 8 titik lainnya. Targetnya seluruh jembatan rampung tepat waktu dan bisa memberi manfaat seluas-luasnya.

 

Lebih dari sekadar beton dan baja, Jembatan Perintis Garuda menjadi simbol nyata kepedulian TNI AD dalam pemerataan pembangunan di daerah, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui budaya gotong royong yang terus hidup di desa. (Jay)

Exit mobile version