684 Siswa Baru SMKN 1 Pungging Digembleng PBB Bareng Koramil, Wajah Disiplin Dimulai dari Lapangan

MOJOKERTO – Lapangan Lebaksono SMKN 1 Pungging, Rabu 22 Juli 2026 pagi, berubah menjadi barisan rapi. Sebanyak 684 peserta didik baru kelas X mengikuti pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

 

 

Pelatihnya bukan guru biasa. Personel Koramil 0815/11 Pungging Kodim 0815/Mojokerto diterjunkan langsung, dipimpin Serka Ja’ar Susanto bersama sembilan anggota. Turut hadir Wakil Kepala SMKN 1 Pungging Herianto, S.Pd., M.Pd., Pembina Pasus Agustinus, serta jajaran guru.

 

Bagi siswa baru, ini hari pertama mereka merasakan kerasnya komando dan disiplin. Namun antusiasme justru terlihat dari barisan ke barisan.

 

*Lebih dari Sekadar Baris-Berbaris*

Materi yang diberikan tidak berhenti pada gerakan fisik. Para siswa diperkenalkan jenis-jenis aba-aba, lalu mempraktikkan gerakan dasar: sikap sempurna, sikap istirahat, penghormatan, hadap kanan kiri, balik kanan, lencang kanan kiri, langkah tegap, buka tutup barisan, hingga latihan ketangkasan PBB yang dikemas interaktif.

 

Menurut Serka Ja’ar Susanto, PBB dipilih sebagai media pembentukan karakter.

“Melalui latihan PBB ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami tata cara baris-berbaris, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kekompakan, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

 

Ia menambahkan, latihan ini efektif menanamkan tanggung jawab, loyalitas, jiwa korsa, dan kemampuan bekerja sama sejak dini. Nilai-nilai itu disebut penting sebagai bekal siswa menghadapi dinamika sekolah dan lingkungan sosial.

 

*Sinergi TNI dan Sekolah*

Kehadiran Koramil di MPLS menjadi bentuk sinergi antara TNI dan dunia pendidikan. Selama pelatihan, suasana berlangsung tertib. Para pelatih mendampingi langsung setiap barisan, mengoreksi gerakan, dan memberikan motivasi.

 

Wakil Kepala SMKN 1 Pungging Herianto mengapresiasi keterlibatan Koramil. Ia menilai kolaborasi ini membantu menanamkan kedisiplinan sejak awal masuk sekolah.

 

“Dengan disiplin yang terbentuk sejak MPLS, kami berharap siswa bisa lebih siap mengikuti pembelajaran dan kegiatan di sekolah dengan tanggung jawab,” katanya.

 

Sepanjang kegiatan, 684 siswa tampak semangat mengikuti aba-aba. Peluh dan terik matahari tidak menyurutkan mereka menyelesaikan setiap sesi hingga akhir.

 

Kegiatan MPLS yang dipadukan dengan pelatihan PBB ini diharapkan menjadi fondasi awal. Tujuannya membentuk generasi muda SMKN 1 Pungging yang berdisiplin, berintegritas, dan memiliki semangat bela negara untuk menghadapi tantangan ke depan. (Jay)

Exit mobile version