Halsel – Majalahglobal.com. Miris Calon bupati dan calon wakil Bupati Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara, Bassam-Helmi belum juga membayar biaya penyanyi yang dipakai saat penjemputan di bandara oesman sadik pada tanggal 21 agustus 2024.
Hal ini di sampaikan korban Ila seorang penyanyi asal Warga Leleo Kec. Weda Selatan Kab. Halmahera Tengah (Halteng) kepada Media ini. Jumat (30/08/2024).
Menurut Ila bahwa dirinya bersama rekan-rekan grup penggalangan dana Masjid Tobelo di panggil oleh tim pemenangan Bassam-Helmi untuk bernyanyi di posko pemenangan dalam rangka penjemputan kedua Calon Bupati dan calon Wakil Bupati Halsel.
Awalnya saya bersama rekan-rekan grup pengalangan dana Masjid Tobelo di panggil untuk bernyanyi di posko pemenangan Bassam-Helmi di Labuha dalam rangka penjemputan kedua calon Bupati. Kata Ila
Tetapi setelah selesai kegiatan di tanggal 21 agustus 2024 sampai saat ini upahnya belum juga di bayar.
Padahal kata Ila kedatangannya di Halsel sudah cukup lama sehingga dirinya mau balik ke kampung halamannya.
Saya sudah lama di Halsel jadi mau balik ke kampung halaman, saya juga sudah berulang kali menghubungi kami punya kka senior nama Abdul di akrap Ota tapi tidak ada kejelasan seakan-akan hak saya di abaikan begitu saja. Ungkapnya.
Terpisah, Abdul alias Ota ketika dikonfirmasi mengaku upah mereka belum diberikan oleh tim pemenangan Bassam-Helmi sehingga hak-hak anggota grupnya belum diberikan.
“Awalnya anggota grup kami dipanggil pak Multi selaku tim pemenangan Bassam-Helmi untuk bernyanyi saat penjemputan kedua calon Bupati tapi sampai detik ini belum dibayar,” ungkap Ota.
“Sampai sekarang saya belum tau kapan akan di bayar tapi nanti saya kordinasikan lagi,” Cetusnya.
(Jurnalis/Kandi)










