Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Optimalkan Peran Jasa Usaha Wisata Dalam Pemilu 2024

Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Optimalkan Peran Jasa Usaha Wisata Dalam Pemilu 2024
Norman Handito saat menyampaikan sambutan
Majalahglobal.com, Mojokerto – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto optimalkan peran jasa usaha wisata dalam Pemilu 2024.
Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Optimalkan Peran Jasa Usaha Wisata Dalam Pemilu 2024
Peserta undangan mendengarkan sambutan Norman Handito

Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto, Norman Handito mengatakan, berdasarkan hasil rapat Forkopimda Kabupaten Mojokerto. Semua sektor itu wajib membantu mensukseskan pemilu di tanggal 14 Februari 2024.

“Ada dua hal yang bisa dilakukan Disporabudpar Kabupaten Mojokerto. Yang pertama kami mensosialisasikan kepada organisasi pemuda untuk datang ke TPS dan mencoblos sesuai dengan pilihannya pada tanggal 14 Februari 2024,” ungkap Norman di Pendopo Wisata Ubalan, Pacet, Mojokerto, Senin (5/2/2024).

Dijelaskannya, kemudian yang kedua pihaknya berharap kepada pengelola wisata dan hotel untuk memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk mencoblos terpilih dahulu pada tanggal 14 Februari 2024.

“Soalnya tanggal 14 Februari 2024 itu opsional liburnya. Jadi sudah pasti banyak pengunjung wisatanya. Karena hal itu, kita mengambil kebijakan agar tempat wisata pada tanggal 14 Februari 2024 bukanya mulai jam 12 siang. Hal itu agar masyarakat tidak terburu-buru ke tempat wisata tapi mencoblos dulu ke TPS masing-masing,” terang Norman.

Baca Juga :  Polres Probolinggo Tetapkan Tersangka Oknum Guru Ngaji yang Rudapaksa Muridnya Hingga Hamil

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya berharap pengelola wisata segera membuat banner di tempat wisatanya yang isinya tanggal 14 Februari 2024 wisata buka jam 12 siang.

“Selain itu, kami berharap data kunjungan wisatawan dalam 1 tahun disampaikan ke kami. Pusat selalu menanyakan hal itu tapi kami belum bisa menjawabnya secara lengkap. Padahal hal itu penting untuk mengetahui berapa total jumlah pengunjung wisatawan di Kabupaten Mojokerto. Baik itu dari tempat wisata yang dikelola Pemda, Pemdes maupun Swasta,” ujar Norman.

Pihaknya juga berharap komunitas Jeep Willys Mojokerto segera selesai memperbaiki armada Jeep Willysnya. Hal itu untuk membuktikan wisata di Kabupaten Mojokerto bisa seperti wisata Gunung Merapi.

Baca Juga :  Kasus Penipuan CPNS Naik Penyidikan, LBH Djawa Dwipa Apresiasi Polres Jombang

“Wisatawan yang menggunakan Jeep Willys otomatis lebih terasa adventurenya. Di hotel nanti juga ada pilihan paketnya ke tiga wisata. Wisata alami, wisata buatan, dan wisata kuliner. Dengan adanya paket wisata, maka ekosistem wisata Kabupaten Mojokerto bakal terus berkembang,” pesan Norman. (Jay/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *