mahkota555

Bantuan Traktor Kelompok Tani Tri Rezki Rengas Sembilan Diduga Dijadikan Ajang Bisnis Pribadi

Bantuan Traktor Kelompok Tani Tri Rezki Rengas Sembilan Diduga Dijadikan Ajang Bisnis Pribadi
Bantuan Traktor Kelompok Tani Tri Rezki Rengas Sembilan Diduga Dijadikan Ajang Bisnis Pribadi

Batanghari. Majalahglobal. Com-Diduga Bantuan Traktor kelompok Tani (UPJA) Tri rezki Desa rengas sembilan kecamatan maro sebo ulu kabupaten Batanghari provinsi jambi. disinyalir dijadikan bisnis pribadi oleh oknum ketua kelompok Tani Tri rezki, tersebut untuk memperkaya diri, Sabtu (07/10/2023).

Bantuan Traktor Kelompok Tani Tri Rezki Rengas Sembilan Diduga Dijadikan Ajang Bisnis Pribadi
Bantuan Traktor Kelompok Tani Tri Rezki Rengas Sembilan Diduga Dijadikan Ajang Bisnis Pribadi

Bantuan tesebut diketahui turun sejak 2018 lalu hingga saat ini terhitung kurang lebih 5 tahun.Bantuan tersibut,diduga dimanfaatkan oleh oknum tersebut, Dengan sistem sewa perhari nominal 1500,000 ribu rupiah perhari sementara kelompok Tani sangat membutuhkan atas keberadaan alat tersebut.

Diketahui traktor tersebut merupakan bantuan pemerintah secara pinjam pakai, melalalui program usaha pelayanan jasa Alsintan (UPJA) sejak tahun 2018 lalu.

Menurut informasi salah satu anggota kelompok tani, yang tida mau disebutkan namanya di berita ini mengatakan, “kami juga tidak tau bang, alat traktor tersebut apo punya pribadi, atau punya kelompok Tani, alat traktor tersebut sering kerja diluar, uang sewa yg masuk juga kami tidak tau digunakan untuk apa dan kemana. Sepertinya itu urusan ketua kelompok Tani lah, sekretaris dan bendahara pun juga tidak tau,” Ucapnya.

Pada waktu yang berbeda juga mengkonfirmasi kepala Desa setempat mengenai hal tersebut menyampaikan.”saya bukannya tidak menanggapi permasalahan ini. Kami dari pihak pemdes tidak tahu apa-apa dengan keberadaan troktor itu. juga tidak adanya laporan kepada kami selaku pemdes,” Imbuhnya.

Selain itu juga sa’at mengkonfirmasi ketua kelompok tani Tri rezki terkait alat kontraktor tersebut ia mengatakan, ” Alat Kontraktor tersebut tidak ada urasan dengan kelompok tani lain dan juga dengan pihak pemdes, kalau mau tahu lansung tanya dengan Dinas, bukti buktinya ada sama orang Dinas,” Tutupnya.

(Darmawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *