Aktivitas Tambang Timah Iilegal di Perairan Laut Selindung Desa Air Putih Mentok

Aktivitas Tambang Timah Iilegal di Perairan Laut Selindung Desa Air Putih Mentok
Aktivitas Tambang Timah Iilegal di Perairan Laut Selindung Desa Air Putih Mentok

Majalah global.com, Bangka Barat – Perairan pantai Selindung Desa Air Putih, Kecamatan Muntok diduga kembali dijamah dan dikuasai oleh para penambang liar, Sabtu (20/05/2023).

Aktivitas Tambang Timah Iilegal di Perairan Laut Selindung Desa Air Putih Mentok
Aktivitas Tambang Timah Iilegal di Perairan Laut Selindung Desa Air Putih Mentok

Hal itu diungkapkan JK (40) salah satu warga Desa Air Putih pada team media dan mengatakan kemarin sempat berhenti dan sekarang sudah mulai berkerja lagi.

Aktivitas Tambang Timah Iilegal di Perairan Laut Selindung Desa Air Putih Mentok
Aktivitas Tambang Timah Iilegal di Perairan Laut Selindung Desa Air Putih Mentok

“Sekarang kalau saya liat sudah berkerja lagi bang (Red media), dan kayaknya pasti ada bos besar dibelakangnya bang,” kata JK.

Aktivitas Tambang Timah Iilegal di Perairan Laut Selindung Desa Air Putih Mentok
Aktivitas Tambang Timah Iilegal di Perairan Laut Selindung Desa Air Putih Mentok

Berbekal informasi awal ini, team media pun melakukan investigasi ke lokasj perairan Selindung, dan benar saja tampak bejajar Ponton Tambang beraktfitas dan menguasai Perairan Selindung. Salah satu penambang JN (35) saat dikonfirmasi mengatakan untuk saat ini berkerja mengikuti aturan.

“Kami mengikuti aturan bang, ada panitianya bang, RB dan IWN sebagai panitia” ungkap JN meminta namanya disembunyikan.

Saat disinggung mengenai kemana timah tersebut dijual ia kembali menjelaskan, terkait pembelian timah dibeli langsung oleh panitia.

“Kami biasa menjual kepada panitia bang, untuk lebih lengkapnya hubungi panitia aja ya bang,” sambung JN.

Baca Juga :  Untuk Memenangkan Pemilu Tahun 2024 Money Politik Kembali Terjadi Lagi Diduga Dilakukan Caleg ZK Dari Partai Demokrat

Demi keberimbangan berita, team media pun melakukan konfirmasi kepada RB dan IWN terkait Aktifitas ink, namun sayang belum ada konfirmasi resmi dari keduanya.

Penambangan Ilegal Langgar UU. Dari sisi regulasi, Penambangan Tanpa ijin/Ilegal melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Pada pasal 158 UU tersebut, disebutkan bahwa orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000. Termasuk juga setiap orang yang memiliki IUP pada tahap eksplorasi, tetapi melakukan kegiatan operasi produksi, dipidana dengan pidana penjara diatur dalam pasal 160.

Di pasal 161, juga diatur bahwa setiap orang yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan/atau pemurnian, pengembangan dan/atau pemanfaatan pengangkutan, penjualan mineral dan/atau batubara yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR, SIPB atau izin lainnya akan dipidana dengan pidana penjara.

Baca Juga :  Sampai Saat Ini Tambang Timah Perairan Laut Penagan Masih Beraktivitas Tanpa Ada Tindakan Tegas Dari Aparat Penegak Hukum

Jika aktivitas Penambangan Ini terbukti ilegal, maka para pelaku usaha baik penambang, panitia maupun penampung hasil Penambangan ini terancam hukum Pidana.

Team media pun melanjutkan konfirmasi kepada Polres Bangka Barat, melalui Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo terkait adanya penambangan di Perairan selindung, namun sayang sampai berita tayang belum ada konfirmasi yang di terima redaksi.(citra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *