Majalahglobal.com, Mojokerto – Dongkrak Ekonomi Mojokerto, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengadakan Lomba Burung Berkicau Tahun 2023, Minggu (28/5/2023) di Gantangan Satelit BC, Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto menerangkan, sudah 11 tahun lomba Burung Bupati Cup berhenti.
“Hari ini menjadi energi positif bagi para kicau mania. Lomba Burung Bupati Cup hari ini telah diadakan kembali dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-730,” jelas Ardi Sepdianto.
Lebih lanjut dikatakannya, lomba burung ini juga untuk mendongkrak ekonomi pengusaha yang menyediakan sarana dan prasarana perlombaan burung.
“Minimal Ibu Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bisa mengetahui jenis burung yang akan dilombakan hari ini. Harapannya, event yang diikuti 500 peserta ini tidak berhenti di tahun ini, namun bakal ada lagi di tahun 2024. Semoga di tahun 2024 nanti doorprizenya bakal lebih banyak lagi agar semakin menarik antusias kicau mania,” harap Ardi Sepdianto.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menyatakan, ada 500 peserta kicau mania itu sangat luar biasa. Dirinya tadi sudah berkeliling dan berinteraksi dengan kicau mania.
“Ini suatu pengalaman yang luar biasa bagi saya. Ketika burung berkicau ini mengikuti lomba dan menjadi pemenang ternyata hal itu bisa meningkatkan nilai jual burung tersebut,” terang Bupati Ikfina.

Masih kata Bupati Ikfina, kegiatan ini sangat positif dan potensial dalam menggerakkan perekonomian. Tadi dirinya melihat burung-burung itu tidak lepas dari makanan dan sangkar.
“Jadi otomatis, jika komunitas kicau mania berkembang maka akan membuka peluang usaha yang besar. Mulai dari peluang usaha makanan burung maupun peluang usaha kerajinan sangkar,” ungkap Bupati Ikfina.

Lebih lanjut dikatakannya, tadi dirinya juga lihat ada kaos komunitasnya juga. Berarti ada peluang usaha juga untuk pengusaha konveksi.
“Warung-warung di acara lomba burung berkicau juga pasti laris manis karena banyak para kicau mania yang sangat antusias mengikuti lomba burung seperti ini,” tutur Bupati Ikfina.
Nanti di event berikutnya, lanjut Ikfina, lomba bisa ditempatkan di Lapangan Lomba Burung milik Pemkab Mojokerto yang lebih luas, hijau dan representatif.
“Lomba burung berkicau tahun depan kita siapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Kalau kelasnya lebih banyak dan pesertanya lebih banyak tidak apa-apa meskipun berhari-hari. Mayoritas yang antusias memang Bapak-bapak. Saya kira kalau Bapak-bapak hadir dengan anak istrinya kan pasti lebih seru lagi,” kata Bupati Ikfina.
“Kalau eventnya banyak yang melihat. Tentu itu akan memberikan penghargaan pada pemilik burung yang juara,” tambah Bupati Ikfina.
Menurut Bupati Ikfina, kalau dari sisi psikologis, lomba burung berkicau itu bukan hanya untuk menyalurkan hobi saja tapi juga untuk menghilangkan stres.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk para kicau mania. Pemkab Mojokerto bakal selalu memfasilitasi kegiatan yang positif seperti ini. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan lancar dan kicau mania sehat selalu. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, maka dengan ini lomba burung berkicau resmi dibuka,” pesan Bupati Ikfina.











