Sikka – Tim Amop Paga membuktikan dirinya sebagai tim terkuat di Sikka, setelah di partai final turnamen Askab Sikka Cup I berhasil menaklukan Amfibi Waipare FC. Amop menang 2-1 dalam laga yang berjalan 90 menit.
Amop vs Amfibi tersaji di partai puncak turnamen Askab Sikka Cup I. Pertandingan yang dipimpin wasit utama Sisco dan dibantu wasit garis Gustaf Romeo dan Agus Ben ini digelar di Stadion Gelora Samador Maumere, Jumat (20/01/2022) petang.
Amop Paga unggul lebih dahulu pada menit 34 lewat gol Melkior Nggai. Namun baru 4 menit berselang gawang Amop Paga harus kebobolan oleh sundulan Muhamad Toyib. Skor imbang 1-1 ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua anak-anak Paga semakin melancarkan serangan. Memanfaatkan kecepatan dan ketepatan dalam akurasi umpan yang matang, lagi-lagi Melkior Nggai mampu menyelematkan timnya dari kekalahan dengan mencetak gol keduanya. Gol ini terjadi melalui sepakan keras seperti pada golnya yang pertama.
Tertinggal 1 gol, anak-anak Waipare tidak mengendorkan serangan. Mereka terus memainkan ball posision dengan sekali-sekali mencoba untuk mendelay bola lalu membangun serangan. Mengandalkan Dodi Alfayet sebagai target man ternyata tidak membuahkan hasil.
Serangan yang dibangun oleh anak-anak Amfibi melalui Dodi Alfayet selalu saja kandas, karena rapinya lini pertahana Amop Paga yang selalu mengawal pergerakan Dodi, sehingga aliran bola ke depan selalu mudah dipatahkan.
Sama-sama memiliki peluang di babak kedua, Amop dan Amfibi tidak mampu untuk menambah gol. Bola-bola yang dimainkan kearah gawang lawan masing-masing dengan mudah dipatahkan, sehingga tidak satu gol pun yang berhasil diciptakan oleh kedua tim di babak kedua ini. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Amop Paga.
Skor ini berhasil menghantarkan Amop Paga sebagai Juara dalam Turnamen Askab Sikka Cup I tahun 2021 dan berhak membawa piala bergilir dan piala tetap. Selain itu, mereka juga berhak atas hadiah uang pembinaan senilai Rp. 15 juta.
Selain Amop Paga, sebagai Runer Up, Tim Amfibi Waipare FC juga berhak atas satu buah piala tetap dan hadiah uang pembinaan senilai Rp. 10 juta. Sementara juara 3, Rajawali FC berhak membawa satu buah piala tetap dan uang pembinaan senilai Rp. 7,5 juta dan Genkar Reformasi sebagai juara 4 berhasil membawa 1 buah piala tetap dan hadiah uang pembinaan senilai Rp. 5 juta.
Aleksius Weki, pemain Amop Paga bernomor punggung 16 dipilih sebagai pemain terbaik dan berhak mendapatkan piala pemain terbaik serta uang pembinaan Rp. 1 juta sedangkan Dodi Alfayet pemain Amfibi FC dipastikan menjadi pencetak gol terbanyak dengan 15 gol dan berhak atas piala top skor serta uang pembinaan senilai Rp. 1 juta. (Frans Dhena)










