Terbuka Diawasi, Lapas Kelas IIA Kotabumi Tegaskan Komitmen Berbenah dan Berantas Pungli, HP, serta Narkoba
Kotabumi, majalahglobal.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan secara menyeluruh dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, transparansi, dan akuntabilitas. Hal itu disampaikan Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus, sebagai bentuk keseriusan dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari praktik-praktik yang melanggar hukum, Pada Kamis 2 Juli 2026.
Saat di Konfirmasi Terkait demo tersebut,
Kalapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus, menyatakan pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), maupun seluruh stakeholder untuk melakukan pengawasan terhadap berbagai program pembenahan yang sedang berjalan di lingkungan Lapas, Sabtu (4/7/2026).
Menurutnya, keterbukaan terhadap pengawasan merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan seluruh proses pelayanan dan pembinaan warga binaan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Di era keterbukaan seperti saat ini, kami sangat terbuka terhadap pengawasan dan masukan dari berbagai pihak. Kami mempersilakan organisasi masyarakat, LSM, maupun stakeholder lainnya untuk melihat secara langsung bagaimana progres dan pembenahan yang terus kami lakukan di Lapas Kelas IIA Kotabumi,” ujar Tomi Elyus.
Ia menegaskan, sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Provinsi Lampung, Lapas Kelas IIA Kotabumi siap apabila sewaktu-waktu dilakukan audit, pemeriksaan, maupun evaluasi oleh instansi yang berwenang.
Menurut Tomi, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen dalam menciptakan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, bersih, transparan, dan akuntabel.
“Kami siap diaudit, diperiksa, maupun dievaluasi. Hal itu merupakan bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang melanggar hukum,” tegasnya.
Lebih lanjut, Tomi Elyus menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat upaya pemberantasan berbagai pelanggaran di dalam Lapas, terutama terhadap praktik pungutan liar (pungli), peredaran telepon genggam ilegal, dan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Ia memastikan tidak akan memberikan toleransi terhadap setiap bentuk pelanggaran yang ditemukan.
“Komitmen kami sangat jelas, yaitu memberantas pungutan liar, peredaran handphone, dan narkoba di dalam Lapas. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, kami akan menindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Kami juga terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan seluruh pihak terkait agar upaya pemberantasan tersebut berjalan secara optimal,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kalapas juga mengajak seluruh pihak, termasuk insan pers, organisasi masyarakat, dan berbagai elemen lainnya, untuk bersama-sama menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif, akurat, dan berimbang.
Menurutnya, kritik dan masukan yang bersifat membangun akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Namun, ia berharap berbagai capaian positif yang telah dilakukan juga dapat diinformasikan secara proporsional agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi di Lapas Kelas IIA Kotabumi.
“Kami terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi. Namun apabila terdapat capaian atau hal-hal positif yang telah kami lakukan, kami juga berharap hal tersebut dapat disampaikan kepada masyarakat secara adil, sehingga informasi yang diterima publik benar-benar utuh dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,” pungkas Tomi Elyus.
Melalui komitmen tersebut, Lapas Kelas IIA Kotabumi menegaskan kesiapannya untuk terus berbenah, memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun sistem pemasyarakatan yang bersih, transparan, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Oleh: Andi Raya
0812 7225 5678










