mahkota555

Cetak SDM Produktif, Lapas Kotabumi Resmi Buka Pelatihan Ayam Petelur bagi 20 Warga Binaan

Cetak SDM Produktif, Lapas Kotabumi Resmi Buka Pelatihan Ayam Petelur bagi 20 Warga Binaan

Kotabumi, majalahglobal.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi kembali memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang produktif melalui program pembinaan kemandirian. Sebanyak 20 warga binaan resmi mengikuti Pelatihan Peternakan Ayam Petelur yang dibuka pada Jumat (3/7/2026), Sebagai bekal keterampilan yang memiliki nilai ekonomi dan peluang usaha setelah mereka kembali ke masyarakat.

Kegiatan pembukaan berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIA Kotabumi dan diawali dengan doa bersama. Selanjutnya, Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus, secara resmi membuka pelatihan yang turut dihadiri pejabat struktural serta jajaran petugas Seksi Kegiatan Kerja.

Program pelatihan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan kompetensi warga binaan melalui penguasaan keterampilan praktis di bidang peternakan. Selain mempelajari teknik budidaya ayam petelur, peserta juga diberikan pemahaman mengenai manajemen usaha, kedisiplinan, tanggung jawab, etos kerja, hingga penguatan jiwa kewirausahaan.

Melalui pembinaan tersebut, Lapas Kotabumi berharap warga binaan memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan setelah menyelesaikan masa pidana, sekaligus meningkatkan peluang mereka untuk berintegrasi kembali secara produktif di tengah masyarakat.

Program ini juga menjadi bagian dari implementasi sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ke depan, Lapas Kelas IIA Kotabumi berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pembinaan yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan maupun masyarakat.

“Pelatihan peternakan ayam petelur ini merupakan wujud nyata komitmen Lapas Kelas IIA Kotabumi dalam menciptakan warga binaan yang memiliki keterampilan, produktif, dan siap mandiri setelah kembali ke masyarakat. Kami ingin pembinaan di dalam lapas tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga membekali mereka dengan kompetensi yang memiliki nilai ekonomi sehingga mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mengurangi risiko residivisme. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami optimistis warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih berkualitas, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga maupun masyarakat. Inilah wujud nyata Pemasyarakatan yang benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.” tandas Tomi Elyus, Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi.
Oleh: Andi Raya.
0812 7225 5678

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *