Mojokerto – Akses warga di Mojokerto bakal makin mudah. TNI AD mulai membangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VII di wilayah Kodim 0815/Mojokerto.
Salah satu titik pembangunan berada di Sungai Janjeng, Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Pengerjaannya dimulai Rabu (1/10/2026) hari ini.
Pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik. Ini adalah upaya membuka keterisolasian dan memperkuat konektivitas antar dusun.
Jembatan yang dibangun memiliki dimensi panjang 8 meter dan lebar 4 meter. Jembatan itu melintasi sungai dengan lebar sekitar 5,5 meter. Konstruksinya dirancang kokoh dan mampu menahan beban hingga 5 ton.
Dengan kapasitas itu, jembatan nantinya tidak hanya bisa dilalui pejalan kaki dan motor. Tapi juga kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan logistik warga.
Memasuki fase awal, personel di lapangan langsung tancap gas. Kegiatan diawali dengan pembersihan lokasi dan penyiapan area pembangunan.
Setelah itu, tahapan dilanjutkan dengan pendatangan material. Kemudian masuk ke pekerjaan konstruksi bertahap. Mulai dari peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT), pembesian, pengecoran, hingga finishing.
Di lokasi, aktivitas pembangunan tampak melibatkan alat berat. Kehadiran alat berat itu untuk mempersiapkan area jembatan dan memperkuat sisi sungai.
Bantuan alat berat sangat membantu. Terutama untuk mempercepat penataan material dan menyesuaikan kondisi medan yang cukup menantang di sekitar sungai.
Pembangunan ini melibatkan personel gabungan. Tercatat lima personel dari Koramil 0815/11 Pungging dan tujuh orang warga setempat ikut terlibat langsung.
Keterlibatan warga menjadi bukti semangat gotong royong masih hidup. Mereka bahu-membahu mendukung pembangunan sarana penghubung yang sangat dibutuhkan.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kembangringgit diharapkan membawa dampak besar. Tidak hanya memperlancar mobilitas harian, tapi juga mendongkrak aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Jika jembatan rampung, warga tidak perlu lagi memutar jauh. Distribusi hasil tani lebih cepat, akses sekolah dan layanan kesehatan juga makin mudah. (Jay)










