Pastikan 1.240 Siswa dan Ibu-Balita Kebagian Makan Bergizi, Babinsa Koramil Prajurit Kulon “Tancap Gas” Kawal SPPG Mentikan

KOTA MOJOKERTO – Dukungan TNI terhadap program pemerintah tak hanya di bidang pertahanan. Di Kota Mojokerto, para Babinsa aktif mengawal program pemenuhan gizi warga langsung ke lapangan.

 

 

Senin, 7 September 2026, Babinsa dari Koramil 0815/01 Prajurit Kulon, Kodim 0815/Mojokerto, memantau jalannya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Mentikan di Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon.

 

Kehadiran Babinsa bukan sekadar seremoni. Mereka menyaksikan langsung proses pengolahan makanan, mulai dari persiapan, pengemasan, hingga siap distribusi ke penerima.

 

*Kawal Kelancaran dan Tepat Sasaran*

Danramil 0815/01 Prajurit Kulon, Kapten Inf Agus Riantono, menyebut pendampingan ini sebagai wujud nyata TNI AD mendukung program gizi nasional.

 

“Anggota kami di lapangan bertugas memantau agar kegiatan berjalan tertib. Sekaligus menjembatani komunikasi dengan pengelola SPPG. Jika ada kendala, bisa langsung dikoordinasikan dan dicarikan jalan keluar,” jelas Kapten Agus.

 

Ia menekankan, keberhasilan program ini butuh sinergi. Babinsa, pengelola SPPG, pihak sekolah, kader Posyandu, hingga unsur masyarakat harus satu komando agar bantuan gizi benar-benar sampai ke yang membutuhkan.

 

*Sasar 15 Sekolah dan 3 Kelurahan*

Dari data di lapangan, SPPG Mentikan setiap hari menyiapkan makanan untuk 1.240 orang. Rinciannya, 1.110 siswa dan guru dari 15 lembaga pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD/MI, hingga SMP.

 

Beberapa sekolah yang masuk daftar penerima di antaranya SDN Mentikan 1, 2, 3, SDN Kauman, MI Al-Muhsinun, SD Mambaul Ihsan, SMP Islam Brawijaya, SMP Mambaul Ihsan, PAUD RA Kartini, PAUD Fatayat, TK Fatayat, TK Aisyiyah, PAUD Tulip, PAUD Al Mujahidin, dan TK Al Mujahidin.

 

Tak hanya pelajar. Sebanyak 304 penerima lainnya berasal dari layanan Posyandu 3B di wilayah Sidomulyo, Cakarayam, dan Mentikan. Sasarannya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

 

Saat dipantau, petugas SPPG tampak kompak bekerja. Mereka menyiapkan dan mengemas makanan dengan tetap mengedepankan aspek kebersihan dan kerapian.

 

Dengan pengawalan langsung di lapangan, diharapkan program pemenuhan gizi ini berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan masyarakat Kota Mojokerto. (Jay)

Exit mobile version