mahkota555

Dapat Lencana Melati dari Khofifah, Ning Ita: Pramuka Kunci Bentuk Karakter Anak Muda

SURABAYA — Tepat di usia ke-65, Gerakan Pramuka Jawa Timur memberikan apresiasi kepada para tokoh yang dinilai punya dedikasi tinggi. Salah satunya Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

 

 

Rabu (2/9/2026), di Lapangan Upacara Rektorat Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Ning Ita menerima Lencana Melati dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Penyematannya dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kwarda Jatim 2026.

 

Lencana Melati adalah penghargaan tertinggi yang diberikan Gerakan Pramuka kepada individu yang dianggap berjasa besar dalam memajukan pembinaan Pramuka.

 

Bagi Ning Ita, penghargaan itu bukan sekadar tambahan di dada. Ia menyebutnya sebagai pengingat tanggung jawab.

 

“Penghargaan ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memberikan dukungan terhadap Gerakan Pramuka. Karena Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan memiliki jiwa kepemimpinan,” ujarnya.

 

*Pramuka Jadi Jawaban Tantangan Zaman*

 

Menurut Ning Ita, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Tekanan media sosial, kenakalan remaja, hingga lunturnya semangat gotong royong menjadi PR bersama.

 

Karena itu, ia menilai Gerakan Pramuka masih relevan sebagai ruang pembinaan. Di sana, anak muda ditempa nilai kebangsaan, kemandirian, kepedulian sosial, dan kerja sama.

 

“Pembentukan karakter generasi muda tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah dan seluruh elemen masyarakat. Gerakan Pramuka menjadi bagian penting dalam upaya tersebut,” imbuhnya.

 

Pemkot Mojokerto sendiri selama ini aktif mendukung kegiatan Kwarcab Pramuka Kota Mojokerto, mulai dari fasilitas kegiatan hingga penguatan ekstrakurikuler Pramuka di sekolah.

 

*Penyemangat untuk Kwarcab Mojokerto*

 

Ning Ita berharap Lencana Melati yang ia terima bisa menjadi penyemangat, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk seluruh anggota Pramuka di Kota Mojokerto.

 

“Semoga Gerakan Pramuka semakin maju dan mampu terus melahirkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, berprestasi dan siap menjadi penerus pembangunan,” pungkasnya.

 

Apel besar di UNESA itu diikuti ribuan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Jawa Timur. Selain seremoni, momentum Hari Pramuka ke-65 ini juga menjadi ajang meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai kawah candradimuka bagi generasi penerus bangsa. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *