Musim Kemarau Rawan Karhutla, Babinsa Kemlagi Cek Langsung Titik Api di Lahan Jagung Mojorejo

MOJOKERTO — Musim kemarau membuat lahan pertanian di Kabupaten Mojokerto rawan kebakaran. Menyikapi hal itu, personel Koramil 0815/06 Kemlagi Kodim 0815/Mojokerto bergerak cepat menindaklanjuti informasi adanya titik api di Desa Mojorejo, Kecamatan Kemlagi, Ahad, 30/08/2026.

 

 

Setibanya di lokasi, Babinsa Desa Mojorejo, Sertu Karsidan, bersama warga langsung melakukan pengecekan. Hasilnya, api berasal dari pembakaran sisa tanaman jagung di lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi yang baru saja dipanen.

 

Saat personel tiba, api sudah padam. Tidak ada tanda-tanda api akan merambat ke lahan sekitar. Pemeriksaan juga memastikan tidak ada kerugian materiil akibat kejadian tersebut.

 

“Setelah mendapat informasi adanya titik api, kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan, api berasal dari pembakaran sisa lahan jagung yang sudah dipanen dan saat kami tiba di lokasi, kondisi api sudah padam,” ujar Sertu Karsidan di lokasi.

 

*Imbauan Keras di Tengah Kemarau*

 

Meski situasi dinyatakan aman dan kondusif, Babinsa mengingatkan warga agar tidak lengah. Lahan kering saat kemarau sangat mudah terbakar dan api bisa cepat menjalar jika tidak diawasi.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Jika memang diperlukan, harus dipastikan api benar-benar terkendali dan tidak berpotensi merambat ke lahan atau kawasan lainnya,” pungkasnya.

 

Koramil 0815/06 Kemlagi menyebut, kegiatan pengecekan ini akan terus dilakukan secara rutin. Tujuannya untuk meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang kerap terjadi di musim kemarau.

 

Warga Desa Mojorejo juga diajak lebih peduli. Jika melihat asap atau api, segera melapor ke aparat terdekat agar bisa ditangani sebelum meluas.

 

Dengan kewaspadaan bersama antara TNI dan masyarakat, diharapkan wilayah Kemlagi tetap aman dari bencana karhutla. (Jay)

Exit mobile version