Detik-Detik Siswa SMKN 1 Mojoanyar Dilatih Selamatkan Nyawa, Kodim 0815 dan Denkesyah Turun Langsung

MOJOKERTO – Dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 0815/Mojokerto bersama Denkesyah 05.04.02 Mojokerto menggelar aksi nyata di dunia pendidikan. Kali ini, giliran siswa SMKN 1 Mojoanyar yang dibekali pengetahuan penting tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD).

 

 

Kegiatan yang menjadi bagian dari Bakti Sosial Kesehatan (Baksoskes) tersebut berlangsung di Aula SMKN 1 Mojoanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (19/09/2026). Sebanyak 135 siswa tampak antusias mengikuti sosialisasi sejak pagi.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Budiyono mewakili Dandim 0815/Mojokerto, Karumkitban 05.08.01 Mojokerto Kapten Ckm Bacok Mashudi, serta Wakasek Kesiswaan SMKN 1 Mojoanyar Arga Rusti Pranoto, http://S.Pd.

 

Mewakili Dandim 0815/Mojokerto, Kapten Inf Budiyono mengatakan pembekalan BHD diberikan agar siswa memiliki pengetahuan dasar dalam menghadapi kondisi darurat dan mampu memberikan pertolongan awal secara tepat dan aman. Ilmu ini sangat vital karena bisa menjadi penentu selamatnya nyawa seseorang sebelum bantuan medis datang.

 

“Dalam rangkaian HUT Ke-81 TNI, Kodim 0815/Mojokerto bersama Denkesyah 05.04.02 Mojokerto memberikan pembekalan Bantuan Hidup Dasar sebagai pengetahuan dasar ketika menghadapi keadaan darurat, sehingga dapat memberikan pertolongan pertama,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak secara nasional dan menjadi bagian dari upaya pencatatan rekor MURI. Para siswa juga diharapkan tidak hanya memahami, tetapi juga dapat menerapkan serta menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekitar, baik di sekolah maupun di masyarakat.

 

Materi disampaikan langsung oleh dr. Aji Masbintoro dari RS DKT, didampingi tenaga kesehatan RS Gatoel Regina Kurnia Sari beserta tim medis Denkesyah. Peserta mendapatkan pengetahuan dan praktik dasar BHD secara lengkap, mulai dari memastikan keamanan penolong, lingkungan dan korban, mengevaluasi respons korban, mengaktifkan bantuan medis darurat hingga memposisikan korban secara tepat agar tidak memperparah kondisi.

 

Suasana aula semakin hidup saat sesi praktik dimulai. Para siswa diajarkan cara memeriksa kesadaran, cara memanggil bantuan, hingga posisi yang benar saat menemukan korban tidak sadar.

 

Salah satu peserta, Arthalia Eka Putri Wulandari, siswi Kelas 11 LPD 1 SMKN 1 Mojoanyar, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, ilmu BHD adalah pengetahuan praktis yang belum pernah ia dapatkan di bangku sekolah.

 

“Menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat sekali, karena ilmu seperti ini belum saya dapatkan di sekolah. Kita jadi tahu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat,” ujarnya dengan antusias.

 

Arthalia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak siswa memiliki pengetahuan dasar pertolongan pertama yang dapat diterapkan saat menghadapi kondisi darurat di lingkungan sekolah maupun di rumah.

 

Melalui kegiatan Baksoskes ini, Kodim 0815/Mojokerto bersama Denkesyah 05.04.02 Mojokerto turut berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan dan kesiapsiagaan generasi muda, khususnya dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir untuk membangun kesadaran dan kepedulian sosial generasi penerus bangsa.

 

(Jay)

Exit mobile version