Belajar Beternak Sampai Nginep di Resort, Ini Daya Tarik Baru Wisata Bernah De Vallei

Belajar Beternak Sampai Nginep di Resort, Ini Daya Tarik Baru Wisata Bernah De Vallei
Bernah Resort dan Camping Ground di Bernah De Vallei
Majalahglobal.com, Mojokerto – Kawasan wisata Bernah De Vallei kini tak hanya menawarkan pemandangan alam. Berbagai program baru mulai dari edukasi untuk anak sekolah, area camping yang diperluas, hingga penginapan resort minimalis mulai bermunculan. Tujuannya satu: menarik wisatawan dari berbagai segmen, mulai dari keluarga, pelajar, hingga pekerja.
Bernah Edukasi

Tiga program utama ini dikelola di bawah naungan CV. Bernah De Vallei dan kini mulai menarik perhatian pengunjung.

Bernah Resort

Koordinator Karyawan Bernah De Vallei, Reza menerangkan, di tahun 2026 Bernah De Vallei menghadirkan Bernah Edukasi, Bernah Resort dan perluasan area camping.

 

“Program pertama yang diluncurkan adalah Bernah Edukasi. Program ini menyasar siswa Sekolah Dasar mulai dari kelas 1 hingga kelas 5,” ungkapnya, Senin (10/8/2026) di Bernah De Vallei, Kembangbelor, Pacet,. Mojokerto.

 

Konsepnya adalah belajar langsung di alam. Anak-anak tidak hanya duduk di kelas, tetapi diajak praktik menanam, mengenal hewan, hingga dasar-dasar peternakan.

 

“Jadi Bernah Edukasi itu kita ciptakan untuk kegiatan untuk anak-anak sekolah. Jadi mulai dari SD sampai tingkatan kelas lima SD,” ujar pengelola.

 

Dalam program ini ada tiga kegiatan utama. Pertama, edukasi penanaman. Kedua, penjemputan dan pengenalan hewan-hewan yang ada di area. Ketiga, pengenalan cara membuat peternakan dan perawatannya.

 

“Dan di situ untuk di Bernah Edukasi itu kita ada edukasi untuk penanaman dan peternakan,” jelasnya.

 

Program ini tidak dipungut biaya khusus. “Bernah Edukasi” sudah termasuk dalam paket outbound yang ditawarkan pihak pengelola.

 

Seiring tingginya permintaan camping, Bernah De Vallei juga melakukan pengembangan besar-besaran di area camping. Area baru dikembangkan ke arah selatan.

 

“Karena saking banyaknya permintaan untuk camping di area Bernah De Vallei, jadi Pak Direktur itu mengusulkan untuk pengembangan di area camping. Dan untuk di area camping tersebut itu kita pengembangannya ke selatan,” katanya.

 

Untuk menarik lebih banyak pengunjung, tarif camping dipatok mulai 15 ribu rupiah per orang. Dengan harga itu pengunjung bebas membawa tenda sendiri.

 

Bagi yang tidak membawa peralatan, tersedia sewa tenda. Tenda kapasitas 3-4 orang tarifnya 60 ribu rupiah, sudah termasuk pemasangan dan matras. Sementara tenda kapasitas 5-6 orang tarifnya 110 ribu rupiah dengan fasilitas yang sama.

 

“Fasilitas lain seperti kayu bakar dan alat untuk grill juga tersedia untuk disewa,” ujarnya.

 

Melengkapi fasilitas wisata, sebuah resort dengan konsep minimalis juga resmi dibuka di kawasan Bernah De Vallei. Penginapan ini ditujukan bagi wisatawan yang ingin menginap dengan nyaman namun tetap merasakan suasana alam.

 

“Kalau untuk resort itu konsepnya minimalis. Jadi minimalis seperti penginapan,” ujarnya.

 

Untuk tarif, di hari kerja atau weekday dipatok 750 ribu rupiah per malam. Sementara di akhir pekan atau weekend naik menjadi 850 ribu rupiah. Tarif tersebut sudah termasuk fasilitas yang ada di dalam area resort.

 

“Soal fasilitas kamar, setiap kamar sudah dilengkapi air panas,” jelasnya.

 

Dengan hadirnya program edukasi, perluasan camping ground, dan resort baru, Bernah De Vallei kini menawarkan paket wisata yang lengkap.

 

Mulai dari anak-anak belajar tentang alam, keluarga yang ingin berkemah dengan biaya terjangkau, hingga pasangan atau rombongan yang mencari penginapan minimalis.

 

Pihak pengelola menyebut, pengembangan ini akan terus dilakukan secara bertahap berdasarkan masukan dari pengunjung. Tujuannya agar Bernah De Vallei bisa menjadi destinasi wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga edukatif dan ramah di kantong. (Jay/Adv)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version