MOJOKERTO – Senin pagi (13/7/2026), lapangan SMKN 1 Jatirejo dipenuhi siswa baru berseragam putih-abu. Hari itu resmi jadi pembuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama 5 hari.
Yang membuka langsung Kepala SMKN 1 Jatirejo, Akhmad Mukhlason. Di hadapan ratusan siswa baru, ia menegaskan satu hal: MPLS ini bukan ajang ospek.
“MPLS tak sekadar pengenalan sekolah. Kami ingin siswa baru memahami lingkungan, mengenal guru, teman, dan semua program yang ada di SMKN 1 Jatirejo,” ujarnya.
#### *Materi Berat: Dari Visi Misi hingga Cegah Judi Online*
Selama 13-17 Juli 2026, siswa baru akan “digembleng” dengan materi padat.
Hari pertama dimulai dari pengenalan visi misi sekolah, guru, staf, fasilitas, organisasi, hingga ekstrakurikuler.
Tapi yang jadi sorotan ada 3 materi penting: *pencegahan judi online, bahaya Napza, dan anti-bullying*.
“Kami sengaja hadirkan materi ini. Ini penting agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan berkarakter tanpa ada perpeloncoan sama sekali,” tegas Mukhlason.
#### *Ada PBB Bareng Koramil dan MPLS Jurusan*
Biar tidak jenuh, kegiatan juga diisi praktik. Ada senam pagi, jalan santai, dan pelatihan PBB langsung bersama anggota Koramil Jatirejo.
Memasuki hari terakhir, siswa masuk ke sesi paling ditunggu: *MPLS Jurusan*. Masing-masing Kaprodi akan memandu dan membedah prospek kerja sesuai keahlian.
“Di hari terakhir nanti ada MPLS jurusan. Kami ingin siswa tahu sejak awal keahlian apa yang akan mereka tekuni dan bagaimana lulusan SMKN 1 Jatirejo siap untuk dunia kerja dan industri,” jelas Mukhlason.
Menurutnya, pengenalan jurusan dan project kerja sejak awal penting agar siswa punya gambaran masa depan.
#### *Puncak: Apel Penutupan*
MPLS akan ditutup dengan apel resmi pada 17 Juli 2026.
Harapan sekolah sederhana: siswa cepat nyetel.
“Harapannya, setelah MPLS ini, siswa baru cepat beradaptasi, aktif di organisasi dan ekstrakurikuler, serta bangga menjadi bagian dari keluarga besar SMKN 1 Jatirejo,” pungkasnya.
Dengan konsep ini, SMKN 1 Jatirejo ingin membuktikan bahwa sekolah vokasi bisa membentuk karakter sekaligus menyiapkan lulusan yang siap tempur di dunia industri. (Jay/Adv)
