Majalahglobal.com, Kota Mojokerto – Semangat sportivitas dan geliat ekonomi bertemu di satu lapangan. Sebanyak 896 atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur ambil bagian dalam Kejuaraan Bola Voli Piala Wali Kota Mojokerto 2026 yang resmi dibuka di Lapangan Bola Voli Flamboyan, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Selasa (7/7) malam.
Kejuaraan ini digelar sebagai rangkaian Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto, HUT ke-35 Klub Bola Voli Flamboyan, dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Total ada 64 tim yang akan bertanding selama lebih dari satu bulan, mulai 7 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa event olahraga bukan hanya soal prestasi. Event juga menjadi strategi Pemkot untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Semakin banyak event yang kita selenggarakan, maka akan semakin banyak kunjungan masyarakat ke Kota Mojokerto. Melalui cara itulah kita bisa mempromosikan berbagai potensi daerah, mulai dari kuliner hingga wisata kafe dan warung kopi yang menjadi daya tarik Kota Mojokerto,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota.
Menurutnya, kehadiran atlet, ofisial, dan pendukung dari luar kota akan menciptakan perputaran uang di UMKM, hotel, transportasi, hingga sektor jasa. Karena itu, Pemkot berkomitmen menambah porsi sport tourism dalam kalender kegiatan tahunan.
Selain aspek ekonomi, Ning Ita juga menekankan pentingnya karakter dalam berolahraga.
“Berolahraga bukan semata-mata untuk mengejar kejuaraan. Yang lebih penting adalah bagaimana kita membina kejujuran, integritas, dan semangat fair play melalui setiap pertandingan. Bagi yang belum menjadi juara, jangan berkecil hati karena kesempatan untuk berprestasi masih terbuka lebar,” pesannya kepada seluruh peserta.
Untuk memacu semangat bertanding, panitia menyediakan total hadiah Rp38 juta, ditambah trofi dan piagam bagi para juara.
Melalui Wali Kota Cup ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap muncul bibit-bibit atlet voli berprestasi dari Jawa Timur. Sekaligus mengukuhkan Kota Mojokerto sebagai salah satu destinasi event olahraga regional yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. (Jay)










