Gotong Royong TNI-Warga Kebut Jembatan Garuda! Abutmen Jadi Kunci, Target Selesai Makin Dekat

Gotong Royong TNI-Warga Kebut Jembatan Garuda! Abutmen Jadi Kunci, Target Selesai Makin Dekat
Gotong Royong TNI-Warga Kebut Jembatan Garuda! Abutmen Jadi Kunci, Target Selesai Makin Dekat

Majalahglobal.com, Mojokerto – Sejak pagi, denting palu, suara mesin molen, dan canda tawa bercampur di Dusun Bekatul, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging.

 

Selasa (07/07/2026) lokasi pembangunan *Jembatan Perintis Garuda Beton Tahap V* mendadak ramai. Bukan hanya pekerja proyek, tapi juga personel Kodim 0815/Mojokerto dan warga yang turun langsung bergotong royong.

 

Di bawah terik matahari, mereka fokus merampungkan satu bagian paling vital: *abutmen jembatan*.

 

*Abutmen, Tulang Punggung Jembatan*

 

Bagi orang awam mungkin asing. Tapi bagi para personel TNI dan tukang, abutmen adalah “penyangga utama” jembatan. Kuat atau tidaknya jembatan ke depan, ditentukan dari sini.

 

Karena itu sejak pagi personel Kodim 0815 terlihat sibuk. Ada yang mengaduk campuran beton, memasang begesting, merapikan rangka besi tulangan, hingga mengecek ulang posisi konstruksi agar pas dengan gambar teknis.

 

*Pasiter Kodim 0815 Kapten Inf Budiyono* memimpin langsung di lapangan.

 

“Pengerjaan abutmen menjadi salah satu tahap krusial karena berfungsi sebagai penyangga utama jembatan. Oleh karena itu, seluruh personel bekerja dengan penuh ketelitian, mengikuti standar teknis, sekaligus menjaga faktor keselamatan selama proses pembangunan berlangsung,” jelasnya.

 

*Kemanunggalan TNI-Rakyat di Tengah Proyek*

 

Yang bikin suasana beda adalah kolaborasi. Tidak ada sekat antara baju loreng dan kaos oblong warga.

 

Personel TNI bergantian mengaduk semen. Warga bantu angkut material, dorong gerobak pasir, dan siapkan konsumsi.

 

“Keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan menjadi energi positif yang mempercepat pekerjaan di lapangan,” kata Kapten Budiyono.

 

Semangat gotong royong itu jadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Pekerjaan berat terasa ringan karena dikerjakan bersama.

 

*Progres Sudah 24,65 Persen*

 

Hingga hari ini, pembangunan Jembatan Garuda Tahap V sudah mencapai *24,65 persen*.

 

Saat ini fokus tim masih di struktur dasar. Setelah abutmen rampung dan betonnya kering sesuai umur, barulah masuk ke tahap pengecoran pilar dan pemasangan gelagar.

 

Targetnya jelas: jembatan ini harus selesai tepat waktu dan bisa segera digunakan.

 

*Harapan Besar Warga Jabontegal*

 

Bagi warga Desa Jabontegal dan sekitarnya, Jembatan Garuda bukan sekadar beton dan besi.

 

Selama ini akses penghubung antardusun masih mengandalkan jembatan darurat dan jalan tanah. Saat hujan, akses sering putus. Hasil pertanian pun susah keluar.

 

Kehadiran jembatan permanen ini diharapkan bisa memangkas waktu tempuh, memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas pertanian, dan jadi akses yang lebih aman dan nyaman untuk ribuan orang.

 

“Kalau jembatan ini jadi, anak sekolah nggak becek-becekan lagi. Hasil panen juga gampang dibawa ke pasar,” ujar salah satu warga yang ikut bantu di lokasi.

 

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Kodim 0815 optimis pembangunan Jembatan Garuda bisa selesai sesuai target dan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Jay)

Exit mobile version