HALMAHERA SELATAN – Peluit panjang wasit belum berbunyi, tapi sorakan “KJH! KJH!” sudah menggema dari tribun darurat. Rumput Lapangan Gelora Kuningan Bacan sore itu, Kamis 12/6/2026, berubah jadi panggung drama. KJH FC dan Diler FC menyuguhkan laga 5 gol yang bikin penonton tak bisa duduk tenang sedetik pun.
Skor akhir 3-2 untuk kemenangan KJH FC. Tipis, tapi cukup untuk mengantar tim jurnalis itu melangkah ke babak selanjutnya Fun Football PWI Cup I Halmahera Selatan.
Sejak kick-off, tempo langsung tinggi. KJH FC keluar menyerang. Bola cepat diputar dari kaki ke kaki. Lini belakang Diler FC beberapa kali kerepotan menghadapi tusukan winger KJH FC. Peluang pertama lahir menit ke-7, tapi masih melambung.
Gol pembuka akhirnya pecah. Harmain Rusli, gelandang yang dikenal punya tendangan jarak jauh, melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola melesat deras, kiper Diler FC hanya bisa menatap. 1-0, tribun KJH FC meledak.
Diler FC tak tinggal diam. Mereka balik menekan. Umpan silang dari sisi kanan sukses disundul striker Diler FC. 1-1. Pertandingan makin panas. Jual beli serangan terjadi. Sportivitas tetap dijaga, tapi tensi naik tiap kali bola diperebutkan.
Babak kedua jadi milik Yusri. Bomber KJH FC itu tampil tajam. Gol kedua lahir dari kemelut di depan gawang. Yusri paling cepat menyambar bola muntah. 2-1. Belum selesai, 5 menit kemudian Yusri lagi. Kali ini lewat skema counter attack cepat. Ia lolos dari jebakan offside dan menceploskan bola dengan tenang. 3-1. Dua gol Yusri jadi pembeda.
Diler FC belum menyerah. Menit-menit akhir mereka mencetak gol balasan lewat skema tendangan bebas. 3-2. 3 menit sisa waktu jadi 3 menit paling menegangkan. Diler FC menggempur, KJH FC bertahan mati-matian. Sapuan-sapuan terakhir barisan belakang KJH FC memupus harapan Diler FC menyamakan skor.
Wasit meniup peluit panjang. KJH FC menang 3-2. Pemain langsung berpelukan di tengah lapangan. Ada yang sujud syukur, ada yang terkapar kelelahan.
“Alhamdulillah, kerja keras tim terbayar. Lawan main bagus, pressing-nya rapat. Tapi anak-anak disiplin jaga instruksi. Ini modal penting buat laga berikutnya,” kata salah satu official KJH FC usai pertandingan, napasnya masih memburu.
Kemenangan ini mengantar KJH FC ke fase berikutnya PWI Cup I Halsel. Turnamen yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia PWI Halsel ini memang bukan soal gengsi juara. Lebih dari itu, ini ajang silaturahmi. Di sela pertandingan, wartawan, ASN, komunitas, sampai pelajar duduk bareng di tribun, ngobrol, dan tertawa.
“Meskipun kompetitif, tapi tetap fun football. Yang penting silaturahmi antar komunitas di Halsel makin erat. Masyarakat juga terhibur,” ujar panitia.
Dengan hasil ini, KJH FC punya pekerjaan rumah: evaluasi lini belakang yang sempat kecolongan 2 gol. Tapi satu hal pasti, semangat “menulis bisa, main bola juga bisa” sudah mereka buktikan di lapangan.
_Jurnalis/Kandi_
