Halsel – Diduga kuat barang berbahaya berupa Cyanida (CN) milik Serli selaku Pengusaha Emas Tanpa Ijin (PETI) di Desa Kusubibi Kecamatan Bacan Barat, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Yang
di angkut mengunakan kapal penumpang KM Expres Satria 99 rute Ternate-Babang Kecamatan Bacan Timur, Halsel.
Informasi ini berdasarkan hasil penilusuran tim Media, Warga menyebut dugaan kuat barang tersebut milik Serli yang diangkut menggunakan KM Expres Satria 99 rute Ternate-Babang.
“Iya Cyanida milik salah satu pengusaha PETI di Desa Kusubibi atas nama Ibu Serli, yang dimuat di Kapal penumpang Ternate Babang,” Ungkap Warga kepada Media (02/05/2026)
Warga bilang, paska ada pemberitaan kemarin CN milik Serli belum sampai di tempat tujuan Desa Kusubibi.
“Setelah ada berita yang naik kemarin, Barangnya masih tertahan di seputaran Labuha,” Terangnya
Sebelumnya, salah satu sumber internal di kota Ternate. Diduga CN yang di angkut secara ilegal aarah Ternate menuju Pelabuhan Babang, setibanya pagi tadi pada jumat (01/05/2026) sekitar pukul 06:00 Wit.
Sumber internal menyebut, barang berbahaya itu diduga dari Kota Manado yang dibongkar di Pelabuhan Sofifi, pada hari kamis kemarin.
Kemudian, “barang tersebut di angkut menggunakan speed-boad dari Sofifi menuju Pelabuhan bastiong,” Ungkap sumber enggan namanya disebutkan
Selanjut kata sumber “di muat kembali ke kapal penumpang menuju Pelabuhan kelas ll Babang,” Cetusnya.
Sekitar pukul 06:54, tim Media melakukan pemantauan di areal Dermaga Pelabuhan kelas ll Babang, terlihat ciri-ciri barang yang dicurigai CN di isi dalam Dos lalu dilapis mengunakan karung dan di solasiband dengan tulisan jangan di banting.
Berang tersebut diduga di tampung dibagian depan Dek l KM Ekspres Satria 99. Salah satu ABK kapal atas nama Arnol yang tidak mengetahui barang tersebut, ketika ditanya mengaku dalam Dos berisi pakaian jualan.
“Semua barang barang isisnya pakaian dan tas kopor, ada yang dibawah ke pasar Babang dan sebagian ke pandamboang,” Ucapnya.
Dengan begitu, barang dicurigai ini di angkut menggunakan mobil L300 yang terparkir di Dermaga terdapat dua unit mobil.
Usai pemuatan, tim Media mencoba mengikuti arah perjalan mobil. Namun, dalam perjalan Dos dan karung yang dicurigai tidak berada dalam mobil tersebut, diduga telah di alihkan ke mobil lainnya.
Sementara, Serli di konfirmasi Via sambungan Telfon ke nomor HP miliknya 082195322XXX tidak aktif.
Begitu juga, pihak terkait lainnya belum ada tanggapan resmi soal hal tersebut hingga berita ke tiga ini diturunkan.
Diketahui, Cyanida (CN) adalah senyawa kimia mengandung gugus siano, terdiri dari satu atom karbon yang terikat tiga kali dengan satu atom nitrogen.
Barang Ini adalah racun yang berbahaya bekerja dengan cepat dan sangat mematikan, menghambat sel dalam menggunakan oksigen, sehingga menyebabkan kematian dalam hitungan menit. Sianida bisa berbentuk gas asam sianida/HCN atau garam kristal (natrium/kalium sianida).
(Tim/Red)










