Halsel – Kelangkaan gas Elpiji di Kabupaten Halmahera Selata. Maluku Utara (Malut). Memicu lonjakan harga dan Warga mulai kesulitan mendapatkan stok, bahkan untuk elpiji nonsubsidi 12 kg di Agen AA tepatnya di RM APOLLO Obu/Kota Labuha, milik M. Malik Akbar dan istrinya Hj. Hamsia, menjual dengan harga isi ulang Rp.380.000 ribu rupiah.
Kini mereka harus menjual dengan harga Rp.400 ribu rupiah per tabung gas 12 Kg. Sedangkan, Gas isi ulang 5,5 kg dijual seharga Rp.200 rupiah per tabung.
“Kalau isi ulang elpiji yang 12 Kg dijual harga 400 ribu rupiah. Kalau gas yang 5,5 harganya 200 ribu rupiah per tabung,” Kata Hi. Hamsia saat ditemui Wartawan pada hari selasa (28/04/2026) sekitar pukul 12:35 Wit.
Usai menangapi pertanyaan pihak Media, Hi. Hamisa mengaku belasan tengki tabung gas miliknya mengalami kekosongan dan sulit untuk mendapatkan untuk di jual kembali.
“Tengki yang ada tidak ada isi semua, saat ini tabung gas mengalami kelangkaan jadi susah dicari untuk dijual kembali,”Ungkap Hamsia
Para pengecer juga mengaku menjual Elpiji 12 Kg dengan nilai Rp. 420.000 ribu rupiah. Lantaran mereka membelinya dari Agen seharga Rp. 400 ribu rupiah per tabung gas.
“Kalau di Agen 12 Kg harganya 400 ribu, sedangkan ukuran 5,5 Kg kami beli dengan harga 200 ribu, baru dijual kembali harganya 220 ribu rupiah,” Ungkap Hi Yahya dan Ny. Masda selaku pengecer yang berlokasi di areal jalan raya PDAM dan jalan baru Desa tomori, Halsel.
Sementara, salah satu pengusaha warung makan di areal swering pasar baru Labuha, Ny Radmi membenarkan bahwa dirinya masih mendapatkan tambung gas 12 Kg isi ulang dengan harga Rp.380 ribu rupiah yang tampung di sebuah gudang.
“Di bulan april ini tabung gas mengalami kelangkaan. Kalau saya sering beli langsung dalam gudang yang ditampung baru dijual dengan harga 380.000 ribu per 12 Kg,” Terangnya
Dengan begitu, ketika ditanya terkait lokasi gudang penampungan tabung gas elpiji. Radmi mengaku berada di Desa Marabose, namun ia tidak menyebut di mana titik areal lokasinya.
“Di Marabose tapi saya tidak tau gudangnya di areal mana,” Ucap Radmi.
Diketahui, pada umumnya harga jual elpiji nonsubsidi dan subsidi pada bulan April 2026. Penyesuaian: Bright Gas 5,5 kg sekitar Rp90.000–Rp110.000.
Isi ulang 12 kg (non-subsidi) naik menjadi kisaran Rp192.000–Rp228.000 per tabung di tingkat pengecer. Di tingkat agen/pangkalan senilai Rp.280.000 ribu sampai Rp.248.000 ribu rupiah saja.
(Jurnalis/Kandi)
