Halsel – Warga menduga ada indikasi penyalahgunaan Dana Desa (DD) Desa Tabahijrah Kecamatan Gane Timur Tengah (Kec. GTT) , Kabupaten Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara. Mencapai angka ratus juta rupiah yang terjadi pada tahun anggaran 2024-2025.
Hal ini disampaikan Warga sekitar Gane Timur Tengah yang enggan menyebutkan namanya pada Media ini, rabu (19/11/2025).
Menurut Warga, penggunaan DD Desa Tabahijrah untuk kegiatan fisik soal belanja anggaran melebihi dari volume pembangunan yang tidak sesuai realita, serta campuran bahan matrial berupa semen dan pasir, batu serta besi hanya akal-akalan meraih keuntungan.
“Kalau dilihat dari besaran anggaran tidak sesuai dengan volume pembangunan, dan lebih bagusnya di bongkar dan lihat penggunaan bahan campuran semen, pasir dan batu serta besi tidak sesuai spesifikasi,”Ungkap Warga
Warga membenarkan bahwa tak hanya sub kegiatan fisik, melainkan sejumlah aitem lainnya yang tidak disebut satu persatu juga terindikasi adanya penyimpangan anggaran tahun 2024 dan 2025 ini.
“Apabila kita uraikan aitem-aitem dari satu persatu dan di total kan, maka dugaan penyalahgunaan dana desa Tabahijrah sejak tahun 2024 dan 2025 mencapi Rp.500 juta lebih,”Terangnya
Dengan begitu warga tidak menyebut siapa terduga pelaku yang dimaksud menyalahgunakan dana desa Tabahijra Kec. Gane Timur Tengah, Halsel.
Warga juga meminta kepada Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, agar mendesak Inspektorat segera melakukan audit secara menyeluruh.
“Kami meminta Bupati Bassam Kasuba mendesak Inspektorat segera melakukan audit secara menyeluruh dari tahun 2024 sampai 2025, dan utamakan transparansi supaya seluruh Masyarakat Tabahijrah dan publik dapat menggaksesnya. Pinta Warga dengan nada kesal.
Kepala Desa Tabahijrah Kec. Gane Timur Tengah, Fadli Munir di konfirmasi sekaligus dimintai klarifikasi mengaku semua aitem dituntaskan.
“Samua di kerjakan, turun la cek to Kalao tra percaya, karena sumber itu kadang beda politik jadi turun cek 2024 apa tidak di kerjakan, dan 2025 apa yang tidak di kerjakan,” Tambahnya
“Bikin jalan dan kegiatan penilaian 10 program lomba di saya p desa, bagaimana mo kasih tulis berita samua kegiatan saya buat,” Jelas Kades
Anehnya, saat diminta klarifikasi Kades mengancam akan mencari Warganya yang memberikan informasi penyalahgunaan kepada Media ini.
“Dan saya akan cari tau warga sapa, saya akan cari tau warga,” Tegas Kades tanpa memberikan penjelasan apa tujuannya untuk mencari sumber informasi.
(Jurnalis/Kandi)










