Halsel – Oknum Kepala desa (Kades) Tawa kecamatan gane barat selatan kabupaten halmahera selatan (halsel) maluku utuar (malut) Fasri Muhammad telah di duga menghilan dan membawa lari anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) atau gaji kaur dan BPD sekitaran ratusan juta rupiah..
Hal tersebut di sampaikan salah satu warga desa tawa yang tidak mau namanya di sebut melalui via chat watssap.
Kepada media ini” kepala desa tawa kecamatan gane barat selatan Fasri Muhammad telah di duga menghilang dan membawa lari gaji kaur dan BPD empat bulan,,sudah kurang lebih dua bulan ini ia di duga menghilan setelah mencairkan gaji tersebut..kami menduga bahwa gaji kaur dan BPD itu sudah di gelapkan oleh oknum kades..Ungkap warga..
Warga pun bilang,,kades setelah pencairan gaji kaur dan BPD di dua bulan lalu dia (Kades) menghilang dan tidak sedang berada di desa setempat hingga sekarang, sehingga gaji para kaur dan BPD tidak di bayar oleh oknum kades..kata nya..
Para kaur dan BPD juga masi menunggu kedatangan kades di desa tawa,,harapan kaur dan BPD kades secepat nya membayar gaji tersebut..Akan tetapi kini kades di duga menghilang dam melarikan gaji kaur dan BPD sudah kurang lebih dua bulan ini..Ujar warga kepada media melalui via chat watsap.
Bukan hanya itu” Pada tahun 2023 lalu pun oknum kades Fasri Muhammad telah melakukan hal yang serupa,, ini sudah berulang kali perbuatan kades” sehingga masyarakat pun merasa resah dan bosan adanya perbuatan kades Fasri Muhammad..Kata warga..
Untuk itu warga meminta kepada pemerintah daerah dalam hal ini pihak Inspektorat dan DPMD agar segera mengaudi dan Evaluasi oknum kepala desa tawa kecamatan gane barat selatan Fasri Muhammad..
Jurnali : Alimudin










