Kota Mojokerto Terima Penghargaan Swasti Saba Padahal Dari Kementrian Kesehatan

Kota Mojokerto Terima Penghargaan Swasti Saba Padahal Dari Kementrian Kesehatan
Kota Mojokerto Terima Penghargaan Swasti Saba Padahal Dari Kementrian Kesehatan

Kota Mojokerto, majalahglobal.com – Kota Mojokerto kembali mengukir prestasi dengan menerima penghargaan Swasti Saba Padapa dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Selasa (28/11/2023).

Kota Mojokerto Terima Penghargaan Swasti Saba Padahal Dari Kementrian Kesehatan
Kota Mojokerto Terima Penghargaan Swasti Saba Padahal Dari Kementrian Kesehatan

Penghargaan tersebut diterima oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dari Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin pada malam Penganugerahan Penghargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dan STBM Award Tahun 2023, di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta.

“Alhamdulillah, ini berkat kerja keras dan kekompakan seluruh pihak, bersama-sama untuk mewujudkan Kota Mojokerto Sehat dari berbagai tatanan,” ungkap Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Dari 514 kab/kota se-Indonesia ada 364 kab/kota yang mengikuti KKS, dari jumlah tersebut 136 kab/kota yang lolos meraih penghargaan Swasti Saba sebanyak 136 kab/kota, salah satu diantaranya adalah kota Mojokerto.

Baca Juga :  Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan 7 Remaja Gangster yang Resahkan Warga

Tahun ini, ada 9 tatanan Kabupaten/Kota Sehat yang menjadi penilaian, diantaranya tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri, tatanan permukiman dan fasilitas umum, tatanan satuan pendidikan, tatanan pasar, tatanan pariwisata, tatanan perkantoran dan perindustrian, tatanan transportasi dan tertib lalu lintas jalan, tatanan perlindungan sosial dan tatanan pencegahan dan penanggulangan bencana.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk menjadi lebih baik lagi, utamanya dalam mewujudkan kota sehat di Kota Mojokerto,” imbuh Ning Ita.Penghargaan Swasti Saba Padapa ini menambah daftar panjang prestasi Pemkot Mojokerto di bawah kepemimpinan Ning Ita.

Hadir pada malam penganugerahan tersebut bersama Menteri kesehatan yaitu Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu, Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro dan Menko PMK . Muhadjir Effendy,(jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *