Sasaran Non Fisik TMMD Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto Warga Randuharjo Terima Pelatihan Tata Boga

Sasaran Non Fisik TMMD Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto Warga Randuharjo Terima Pelatihan Tata Boga
Sasaran Non Fisik TMMD Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto Warga Randuharjo Terima Pelatihan Tata Boga

Mojokerto, majalah global.com – TMMD Reguler Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto TA 2023, hari ini, Sabtu (13/05/2023), sudah memasuki hari keempat, paska dibuka melalui upacara resmi oleh Bupati Mojokerto, dr. Hj. Ikhfina Fahmawati, M.Si.

Sasaran Non Fisik TMMD Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto Warga Randuharjo Terima Pelatihan Tata Boga
Sasaran Non Fisik TMMD Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto Warga Randuharjo Terima Pelatihan Tata Boga

Dalam Program TMMD ini ada sejumlah sasaran kegiatan fisik berupa pembangunan infrastruktur pedesaan seperti peningkatan kualitas jalan lingkungan, pembangunan jalan usaha tani, renovasi fasilitas pendidikan, RTLH dan Jambanisasi, yang muaranya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa setempat.

Sasaran Non Fisik TMMD Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto Warga Randuharjo Terima Pelatihan Tata Boga
Sasaran Non Fisik TMMD Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto Warga Randuharjo Terima Pelatihan Tata Boga

Selain sasaran kegiatan non fisik, dalam TMMD ini juga menyasar kegiatan yang sifatnya non fisik, seperti pelatihan keterampilan. Hal ini tentunya dilakukan bukan tanpa alasan, namun dimaksudkan untuk mendorong kesadaran masyarakat akan isu-isu aktual dan tantangan yang berkembang, baik di bidang sosial budaya, pemerintahan, ekonomi, wawasan kebangsaan, dan ketahanan negara.

Sasaran Non Fisik TMMD Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto Warga Randuharjo Terima Pelatihan Tata Boga
Sasaran Non Fisik TMMD Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto Warga Randuharjo Terima Pelatihan Tata Boga

Seperti kegiatan penyuluhan dan pelatihan keterampilan, ditujukan dapat menumbuhkan produktifitas, memanfaatkan potensi yang ada menuju kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang lebih maju, sejahtera dan mandiri berbasis kearifan lokal.

Salah satu dari sasaran kegiatan non fisik yaitu pelatihan keterampilan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mojokerto selaku OPD Pengampu. Kegiatan bertajuk “Pelaksanaan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Melalui Pelatihan Tata Boga”, dilaksanakan selama 7 hari, mulai tanggal 11 hingga 17 Mei mendatang, bertempat di Balai Desa Randuharjo.

Baca Juga :  Sambang Toga Tomas Pasca Pemungutan Suara, Polres Mojokerto Intensifkan Cooling System

Pada pelatihan ini, diikuti 16 orang (ibu-ibu perwakilan dari 6 dusun) selaku peserta, Penyuluh dan Pelatih dari Disnaker, Cholidah, S.Sos., M.M., dan Marta Anugrah, serta satu orang staf.

Di awal kegiatan, Penyuluh Disnaker, Cholidah, S.Sos., M.M., saat memberikan materi teori menegaskan, bahwa pelatihan tata boga ini sebagai tambahan ilmu yang sangat bermanfaat bagi ibu-ibu. “Setelah pelatihan ini, ibu-ibu bisa membuka wirausaha sehingga mampu menambah pendapatan dan perekonomian keluarga,” ungkapnya.

Usai materi teori, dilanjutkan pelatihan memasak oleh Pelatih Disnaker, Marta Anugrah beserta Staf disaksikan Kaur Pembangunan Desa Randuharjo, Wiji Utami.

Terpantau Pelatih dengan penuh kesabaran dan telaten membimbing dan mengajarkan para peserta cara-cara memasak dan meracik bumbu, serta jenis atau menu masakan yang dilatihkan.

Terpisah, Komandan Kodim 0815/Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, S.E., selaku Komandan Satgas TMMD Ke-116 TA 2023 Kodim 0815/Mojokerto, saat dikonfirmasi, menegaskan, bahwa tujuan utama program TMMD adalah untuk pemerataan pembangunan agar masyarakat lebih sejahtera, adil dan makmur, dengan mengedepankan semangat gotong royong serta memperkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Program TMMD ini, lanjutnya, merupakan sarana untuk membantu pemerintah daerah dalam memberdayakan masyarakat, mengatasi kesulitan yang terjadi di wilayah serta meningkatkan akselerasi pembangunan di tingkat desa.

Baca Juga :  Empat Desa di Tanggulangin Ditetapkan Sebagai Wilayah Tanggap Darurat Bencana Banjir, Bupati Gus Muhdlor Siapkan BTT

Masih kata Dandim, TMMD Reguler memiliki target sasaran fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik ada tujuh kegiatan, sedangkan sasaran non fisik, 28 kegiatan. Semua sasaran ini, muaranya untuk memberdayakan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Khusus untuk sasaran non fisik seperti penyuluhan dan pelatihan keterampilan ditujukan untuk memberdayakan potensi masyarakat dalam mengelola potensi yang dimiliki sehingga menjadi nilai tambah yang bernilai ekonomis, yang dalam jangka panjang mampu mendongkrak pendapatan asli desa (PAD) yang tentunya berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Desa Randuharjo,” tutupnya. (Rif/mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *