Kasus Mafia Tanah, Kepala Desa Temon Bakal Diperiksa Minggu Depan

Kasus Mafia Tanah, Kepala Desa Temon Bakal Diperiksa Minggu Depan
Hadi Subeno, S.H.
Majalahglobal.com, Mojokerto – Polres Mojokerto akhir-akhir ini memang banyak kasus. Terkait kasus mafia tanah yang terjadi di Desa Temon hingga hari ini terus berlanjut. Pasalnya, Kepala Desa Temon bakal diperiksa Minggu depan.

Hadi Subeno, S.H. selaku kuasa hukum pelapor menerangkan, hingga hari ini sudah ada 5 orang yang dimintai keterangan.

“Mulai dari Suyitno, Maimanah, Sutrisman, Rapiah Puji Astutik dan Mochamad Muhajir,” jelas Hadi Subeno, Jumat (19/5/2023).

Kasus Mafia Tanah, Kepala Desa Temon Bakal Diperiksa Minggu Depan
surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan

Hadi menjelaskan, di surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan yang ia terima tertanggal 16 Mei 2023 menerangkan bahwa penyidik akan memanggil saksi lainnya dan terlapor.

“Informasi dari penyidik, minggu depan Kepala Desa Temon bakal dimintai keterangan. Memang ada indikasi jelas ada perbuatan melawan hukum disitu. Jadi penyidik berani memanggil terlapor Kepala Desa Temon untuk dimintai keterangan,” ungkap Hadi Subeno.

Baca Juga :  Primkop Kartika Majapahit Sejahtera Kodim 0815/Mojokerto, Gelar RAT Tahun 2023
Kasus Mafia Tanah, Kepala Desa Temon Bakal Diperiksa Minggu Depan
Hadi Subeno, S.H.

Masih kata Hadi, Polres Mojokerto terus berupaya keras untuk mendapatkan warkah dari BPN Kanwil Jatim maupun BPN Mojokerto.

“Memang saat ini Polres Mojokerto belum mendapatkan warkah tersebut. Informasinya Warkah tersebut bisa menyusul yang penting ada permintaan keterangan dulu dari terlapor. Target saya, perkara ini bisa dinaikkan dari sidik ke lidik. Nanti kalau P21 akan kita kawal sampai ke pengadilan,” terang Hadi Subeno.

Kasus Mafia Tanah, Kepala Desa Temon Bakal Diperiksa Minggu Depan
surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan

Menurut Hadi, hukum itu harus ditegakkan. Rumor di Desa Temon memang jelas bahwa Kepala Desa Temon sesumbar tidak akan pernah dimintai keterangan dalam kasus ini dan tidak mungkin dipenjara terkait kasus ini.

“Pesan dari Kanit Pidum Iptu Selimat tadi jangan khawatir. Nanti Kepala Desa Temon akan kita panggil. Kemudian pesan berikutnya, diharapkan keluarga pelapor jangan terpancing emosi yang penting polisi tetap berjalan untuk mengungkap kasus ini,” tegas Hadi Subeno. (Jay/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *