Dukung Perkembangan Literasi, Disperka Kabupaten Mojokerto MoU dengan Komunitas Pena Maja

Dukung Perkembangan Literasi, Disperka Kabupaten Mojokerto MoU dengan Komunitas Pena Maja
Kepala Disperka Kabupaten Mojokerto dan Ketua Komunitas Pena Maja saat menunjukkan penandatanganan MoU

Majalahglobal.com, Mojokerto – Penandatanganan kerjasama MoU antara Ketua Komunitas Pena Maja dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperka) Kabupaten Mojokerto telah dilaksanakan di Gedung R.P Soeroso, Jalan Raya Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Rabu (28/9/2022).

 

Ketua Komunitas Pena Maja, Evi Sudyar menjelaskan, Komunitas Pena Maja merupakan komunitas dari berbagai penggiat literasi, penggiat budaya, penggiat pemahat, penggiat lukis dan sebagainya.

 

“Itu kan kita ngumpul, kita bingung kalau mau membuat program itu kan harus ada rumah-rumahnya yang mengikat kita. Dalam artian biar semua penggiat kita jadi satu dalam satu program. Untuk kedepannya ya kita saling membantu. Misalnya ada pendampingan di desa, tentu disitu nanti kita pasti butuh untuk tim pemahat, tim pematung, tim pelukis dan tim lainnya. Disitulah kita saling bekerjasama untuk tulus ikhlas memberikan manfaat kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto,” ungkap Evi Sudyar.

 

Lebih lanjut dikatakannya, kalau untuk mengundang Komunitas Pena Maja persyaratannya sangat sederhana. Yang penting ada komunikasi. Selama tim Komunitas Pena Maja tidak ada kegiatan yang bersamaan pihaknya pasti hadir. Seperti kemarin, kita bedah buku bagaimana cara hidup sehat di Desa Sumberkembar.

 

“Alhamdulillah hari ini telah ada penandatanganan MoU antara Komunitas Pena Maja dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto. Jadi Program dan Pelaksanaan Program Komunitas Pena Maja sangat didukung oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto,” jelas Evi Sudyar.

Baca Juga :  Ditengah Jelang Pemilu, Tumpukan Sampah Liar Mengkhawatirkan di Desa Sena, Batang Kuis

 

Masih kata Evi, pada tanggal 28-29 Oktober 2022, Komunitas Pena Maja ada kegiatan bulan bahasa di Candi Wringin Lawang dengan mengambil tema Kiprah Jejak Majapahit.

 

“Ada 7 kegiatan dalam acara tersebut. Yang pertama Antologi Puisi 100 Penulis Puisi Mojokerto. Yang kedua Pasar Literasi. Yang ketiga Panggung Literasi. Yang keempat Mendongeng Cerita Desa Mojokerto untuk jenjang SD/MI. Yang kelima Secarik Kertas untuk Mojokerto untuk jenjang SMP/MTS. Yang keenam Menonton Film Koesno. Dan yang ketujuh Pemberian Reward Pelaku Literasi Kabupaten Mojokerto,” terang Evi.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto, Noerhono menyampaikan, bulan depan Komunitas Pena Maja melaksanakan Peringatan Bulan Bahasa di Candi Wringin Lawang.

 

“Dengan mengangkat tema Kiprah Jejak Majapahit selama 2 hari. Saya yakin 7 Agenda Komunitas Pena Maja di acara tersebut bakal berkesan bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto,” harap Noerhono.

 

Disisi lain, Bupati Mojokerto, dr. Hj. Ikfina Fahmawati, M.Si. berharap melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ini akan muncul komunitas-komunitas yang lain lagi selain Komunitas Pena Maja.

Baca Juga :  Bupati Ikfina Hadiri Pemusnahan Surat Suara Rusak Dan Kelebihan Hitung Pemilu 2024

 

“Pemerintah Kabupaten Mojokerto sangat mengapresiasi keberadaan Komunitas Pena Maja. Komunitas yang bisa menumbuhkan kemampuan literasi orang tua kepada anaknya. Kemampuan literasi ini akan bagus hasilnya jika sudah ditanamkan mulai dari usia dini. Saya juga mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto yang saat ini sudah berkembang. Tidak lagi menjadi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang konvensional tetapi sudah bergerak mengikuti perkembangan situasi dan kondisi,” ungkap Bupati Mojokerto. (Jay/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *