Minimalisir Resiko Koramil Jatirejo Dukung Penguatan P4K UPT Puskesmas

Minimalisir Resiko Koramil Jatirejo Dukung Penguatan P4K UPT Puskesmas
Minimalisir Resiko Koramil Jatirejo Dukung Penguatan P4K UPT Puskesmas

Mojokerto, – Koramil 0815/15 Jatirejo Kodim 0815/Mojokerto bersama Polsek dan perangkat Desa se-Kecamatan Jatirejo menggelar kegiatan pertemuan Mini Loka Karya Lintas Sektoral UPT Puskesmas (PKM) Jatirejo di Ruang Pertemuan Timur UPT PKM Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (21/09/2022).

 

Kegiatan Minilok Lintas Sektor kali ini bertajuk ”Pertemuan Koordinasi Penguatan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K), Pembentukan Forum Peduli KIA Dalam Mendukung P4K”, dibuka oleh Kepala UPT PKM Jatirejo, dr. Irsyad Herminofa.

 

Dalam pengantarnya, Kepala UPT PKM, menegaskan, topik pembahasan utama pada pertemuan kali ini, yaitu mengenai koordinasi penguatan P4K dan pembentukan Forum Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Mengingat faktor geografis wilayah Kecamatan Jatirejo menjadi kendala utama dalam penanganan dan pelayanan ibu hamil dan melahirkan.

 

“Kita harus membuat rencana untuk antisipasi pencegahan resiko ibu hamil yang beresiko tinggi dimana situasi yang sangat jauh dari tempat Puskesmas dan komunikasi yang sulit menjadi kendala kita semua”, paparnya.

Baca Juga :  Ruwah Desa, Pemdes Ngoro Gelar Pengajian Bersama K.H. Abdul Muthalib (Kerah Sakti)

 

Oleh karena itu, lanjutnya, kita buat forum di desa-desa untuk persiapan perencanaan kelahiran, apabila ada ibu hamil yang resiko tinggi tidak langsung kita rujuk, tetapi kita tangani dulu sehingga pasien tersebut bisa segera ditangani dengan baik apabila memerlukan rujukan, kita rujuk ke rumah sakit terdekat. “Puskesmas siap melayani 24 jam untuk melayani ibu hamil dan melahirkan, sehingga satu ibu hamil ditangani oleh tiga bidan dengan harapan resiko melahirkan itu bisa diminimalisir”, terangnya.

 

Sementara itu, Pgs. Danramil 0815/15 Jatirejo Kapten Cba Kurniawan Junaedi, mengatakan, salah satu upaya yang dapat kita lakukan dalam menghadapi resiko tinggi pada ibu hamil yakni dengan mendekatkan tempat-tempat bersalin untuk antisipasi hal-hal yan tidak diinginkan.

 

“Seperti yang telah dijelaskan Kepala Puskesmas Jatirejo dr. Irsyad Herminofa, faktor geografis memang menjadi kendala dalam penanganan tim kesehatan di lapangan”, ujar Danramil.

 

Tidak hanya itu, Danramil juga menyebutkan faktor kendala lainnya termasuk yang lebih penting yakni jalur komunikasi. “Tidak adanya dukungan Wi-fi menyebabkan komunikasi terputus, oleh karena itu dengan adanya pertemuan ini sangat baik sekali untuk kita koordinasikan jalan keluarnya sehingga resiko ibu hamil dan melahirkan dengan resiko tinggi dapat teratasi”, tutup Danramil.

Baca Juga :  Sambang Toga Tomas Pasca Pemungutan Suara, Polres Mojokerto Intensifkan Cooling System

 

Dalam pertemuan tersebut juga ditayangkan video tutorial penanganan untuk ibu hamil dan melahirkan, dilanjutkan sesi penandatanganan komitmen bersama lintas sektor terkait. Pemaparan materi P4K oleh Koordinator Bidan Desa, Nanik Mayawati, A.Md., Keb., menjadi penutup kegiatan Minilok di PKM Jatirejo. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *