Bupati Mojokerto Buka Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Puskesmas Gondang

Bupati Mojokerto Buka Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Puskesmas Gondang
Bupati Mojokerto Buka Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Puskesmas Gondang

Majalahglobal.com, Mojokerto – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Al Barra membuka secara langsung Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Kabupaten Mojokerto yang diselenggarakan di halaman Kantor UPT Puskesmas Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (1/8/2022).

 

Kegiatan tersebut guna memberikan imunisasi tambahan Campak Rubella serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan Dipteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B, Haemophilus Influenzae Tipe B (DPT-HB-Hib) yang terlewat.

 

Program Bian Tahap II ini dilaksanakan mulai 1 Agustus tahun 2022 di seluruh Provinsi Pulau Jawa dan Bali, yang menyasar sedikitnya 62.771 anak. Dengan sasaran BIAN yang dikhususkan untuk anak usia 9 bulan sampai dengan 59 bulan, serta sasaran kejar anak usia 12 bulan sampai dengan 59 bulan. Hal ini yang dimaksud dengan sasaran kejar adalah untuk melengkapi dosis imunisasi Polio, dan DPT-HB-Hib yang terlewat.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, dr. Ulum Rokhmat Rokhmawan, M.H. menjelaskan bahwa kegiatan pencanangan bulan imunisasi anak nasional adalah untuk menggambarkan bagaimana kesiapan mensukseskan bulan imunisasi nasional tahun 2022.

 

“Ini sesuai dengan arahan Bupati yang disampaikan. Ini memang tidak lanjut terusan dari keputusan Menteri Kesehatan untuk per bulan Agustus ini tahap 2 imunisasi anak nasional. Tadi secara simbolis memang ada 27 anak yang disuntik sesuai dengan jumlahnya Puskesmas di Kabupaten Mojokerto ada sebanyak 27. Semoga kegiatan imunisasi di Kabupaten Mojokerto berjalan lancar dan sukses,” harap dr. Ulum.

 

Baca Juga :  Cegah Calon Ibu Alami Anemia Kronis, Bupati Ikfina Gelar Minum TTD Di SMP Negeri 1 Pacet

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Imunisasi, dr. Agus Dwi Cahyono menjelaskan bahwa kegiatan pencanangan bulan imunisasi anak nasional yang di mulai awal Agustus ini berlaku sampai bulan September.

 

“Kita mulai dari perencanaan beberapa bulan yang lalu dengan pendataan-pendataan sasaran yaitu anak-anak. Setelah itu data terkumpul melalui persen dan mulai hari ini kita canangkan, kita mulai untuk bulan imunisasi Anak Nasional. Kita pilih puskesmas Gondang sebagai hari ini karena faskes dan tenaga kesehatan sangat baik. Bisa menjadi percontohan bagi puskemas lain,” ungkap dr. Agus.

 

Dalam arahannya, Ikifina mengatakan, capaian imunisasi dasar lengkap Kabupaten Mojokerto tahun 2021 telah mencapai 102 persen dari minimal capaian 95 persen. Kendati demikian, terdapat 7 UPTD Puskesmas yang dilaporkan tidak bisa mencapai target imunisasi dasar lengkap pada tahun 2021.

 

“Sementara 20 lainnya sudah tercapai, untuk itu kepada teman-teman Dinas Kesehatan 7 Pukesmas yang kemarin belum tercapai pelaksanaan tahun 2022 tolong mendapat pemantauan khusus,” ujarnya.

 

Lanjut Ikfina, program BIAN dan vaksinasi secara lengkap ini, selain untuk melindungi anak dari serangan penyakit infeksi berulang, hal tersebut juga dapat melindungi anak-anak terhindar dari penyakit Campak, Rubella, Polio, Dipteri, Pertusis dan Hepatitis.

 

“Kita khawatir kasus-kasus yang selama ini sudah kita atasi karena keberhasilan dari imunisasi maupun vaksinasi ini, bisa muncul kembali karena vaksinansi maupun imunisasi yang tidak berjalan secara 100 persen,” ujarnya.

 

Baca Juga :  Warga Keluhkan Pangkalan LPG 3 Kg Di Desa Peninjauan Jual Harga Di Atas HET

Dalam mensukseskan pelaksanaan BIAN sendiri, Ikfina melibatkan para fasilitator di 27 puskemas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto. Selain itu, Ikfina juga meminta para orang tua untuk mendukung program ini.

 

“Karena vaksinasi dan imunisasi ini tidak akan bisa dilaksanakan dengan baik manakala para orang tua tidak mendukung pelaksanaan program imunisasi tersebut,” jelasnya.

 

Selain itu, Ikfina menegaskan, dengan adanya suntik vaksin ini bisa mencegah anak dari virus Rubella yang dapat menimbulkan kelainan genetik. “ini sangat penting sekali pencegahan pada penyakit ini, terutama pada anak-anak perempuan,” tegasnya.

 

Diakhir sambutannya, Ikfina berharap, para orang tua dan para stakeholder untuk dapat berpartisipasi secara aktif, dalam hal ini menyentuh seluruh anak-anak TK maupun RA agar program BIAN di Wilayah Kabupaten Mojokerto bisa berjalan sukses.

 

“Bersama-sama kita akan melakukan monitoring terhadap pelaksanaan BIAN di bulan ini,” tutupnya. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *