Babinsa Bersama Nakes Tracing Warga Dusun Ngembeh Dlanggu

Babinsa Bersama Nakes Tracing Warga Dusun Ngembeh Dlanggu
Babinsa Bersama Nakes Tracing Warga Dusun Ngembeh Dlanggu

Mojokerto, – Babinsa Koramil 0815/14 Dlanggu Kodim 0815/Mojokerto Serma Hendra Utama bersama Nakes UPT Puskesmas Dlanggu melaksanakan penelusuran (tracing) terhadap kontak erat warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Dusun Ngembeh, Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (27/07/2022) pagi.

 

Pantauan dilapangan tracing kali ini menyasar 6 warga kontak erat pasien terkonfirmasi positif Covid-19, yakni keluarga dan tetangga kontak erat. Tracing dilakukan dengan cara pemeriksaan melalui rapidtest swab antigen oleh bidan desa dan tim medis PKM Dlanggu.

 

Saat dikonfirmasi Babinsa Ngembeh Serma Hendra Utama mengatakan, tracing ini dilakukan setelah adanya informasi data pasien terkonfirmasi positif melalui rilis PKM ke Nakes desa, yang ditindaklanjuti oleh empat pilar desa dengan melakukan penelusuran kontak erat dilapangan. ”Jadi ketika ada informasi pasien terkonfirmasi positif, kami bersama empat pilar desa dan Tim PKM turun langsung ke lapangan, melakukan tracing dan testing”, kata Hendra.

Baca Juga :  Kodim 0815 Terima Kendaraan Operasional dari Pemkot Mojokerto

 

Sedangkan tes antigen sendiri, lanjutnya, merupakan pemeriksaan imunitas yang bertujuan untuk mendeteksi adanya antigen dari suatu virus yang menandakan adanya infeksi terhadap virus tersebut. “Rapid test antigen digunakan untuk mendapatkan diagnosis pathogen dari pernapasan, dengan mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan melalui metode yang dikenal dengan istilah swab”, jelas Hendra.

 

Sementara, pelaksanaan swab antigen dilakukan oleh Bidan Desa, Hj. Dwi Minasih, A.Md., Keb., dibantu Nakes Surveilen UPT Puskesmas Dlanggu, Boby Puji Kinasih, A.Md., Keb., serta Petugas Laboratorium UPT Puskesmas Dlanggu, Muji Siswantini, A.Md., A.K., serta didampingi Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Tri Cahyo K.

 

Dari 6 warga yang menjalani tracing diketahui seluruhnya dinyatakan negatif. Perlu diketahui bahwa dilakukannya tracing dan testing yang dilakukan Nakes PKM, bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa, sebagai upaya pencegahan sekaligus melokalisir sebaran virus covid-19 dilingkungan warga terkonfirmasi positif sehingga persebarannya bisa dikendalikan. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *