Forkopimcam Gedeg dan Puskesmas Lespadangan Upayakan Penurunan Angka Stunting

Forkopimcam Gedeg dan Puskesmas Lespadangan Upayakan Penurunan Angka Stunting
Forkopimcam Gedeg dan Puskesmas Lespadangan Upayakan Penurunan Angka Stunting

Mojokerto, – Koramil 0815/05 Gedeg Kodim 0815/Mojokerto siap mendukung penuh program Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Lespadangan dalam upaya penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, terlebih dengan adanya Program Bapak Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman Sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting.

 

Hal ini diungkapkan Pgs. Danramil 0815/05 Gedeg Kodim 0815/Mojokerto Letda Inf Agus Riantono melalui Bati Tuud Pelda Rusmanto, saat menghadiri rapat Mini Lokakarya Lintas Sektor di PKM Lespadangan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (12/07/2022) pagi.

 

Tak hanya sebatas penurunan angka stunting, lanjutnya, Koramil 05/Gedeg juga akan terus mengawal program pembangunan dibidang kesehatan yang dilaksanakan PKM diwilayah, seperti Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), Posyandu termasuk vaksinasi covid-19. ”Semoga kerja sama ini bisa ditingkatkan, bisa saling bertukar informasi dan bersama-sama dalam kegiatan vaksin maupun pendataan atau monitoring anak stunting”, tutupnya.

 

Sementara itu, diawal acara Ka PKM Lespadangan dr. Nurul Agustien, menjelaskan, untuk wabah Covid-19 kita sudah memasuki tahap perbaikan menuju kondisi normal, akan tetapi penerapan protokol kesehatan harus tetap dipertahankan, dan teramat penting pelaksanaan vaksin covid-19 harus sesuai dengan target yang sudah ditentukan.

Baca Juga :  Ruwah Desa, Pemdes Sumbertanggul Gelar Doa Bersama Lintas Agama

 

Masih lanjut Kapus, pelaksanaan kegiatan imunisasi bagi anak diempat desa sudah mendekati target pencapaian yang ditentukan pemerintah, terutama penanganan campak dan rubella. ”Imunisasi tambahan bagi bayi dan penanganan giji buruk bagi bayi (stunting) juga menjadi prioritas program PKM”, jelasnya.

 

Selaras dengan hal itu, Camat Gedeg, Mohammad Taufiqurrohman, S.STP., M.M., mengatakan, dalam pelaksanaan BIAN (Bulan Imunisasi Anak Indonesia) kali ini harus on target. “Bayi yang harus divaksin, dan penanganan Bayi kurang gizi harus cepat ditangani melalui kegiatan PKK Desa dan Posyandu, harapannya agar perkembangan Balita bisa terpantau setiap hari,” tegasnya.

 

Dijelaskannya, bahwa angka stunting diwilayah Kecamatan Gedeg sudah mulai menurun, namun angka ini tak hanya dikecilkan namun harus dihilangkan melalui kegiatan pencegahan dan penanganan yang baik. Untuk mengatasi stunting ini, lanjutnya, bisa dilakukan melalui pendataan Balita tiap desa dan perkembangannya, setiap calon pengantin diharuskan menjalani pengawasan dan pendataan ditingkat Desa, KUA dan PLKB. ”Termasuk verifikasi dan validasi data dari keluarga yang beresiko stunting harus dilakukan”, tandasnya.

Baca Juga :  Tahap Rekapitulasi Suara, Kapolsek Dlanggu Adakan Forum Jumat Curhat Bersama Elemen Masyarakat

 

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Gedeg Anton Junaidi, Kapolsek Gedeg diwakili Bripka Imam, Babinsa Terusan Serka Suwandi, Tenaga Kesehatan PKM Lespadangan, Para Kades dan Ketua TP PKK Wilker PKM Lespadangan, Kecamatan Gedeg. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *