Majalahglobal.com, HALSEL,- Diketahui salah satu Penginapan Ungu yang terletak di Pasar Baru Ibu/Kota Labuha Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) dijadikan tempat prostitusi anak dibawah umur.
Berdasarkan pantauan majalahglobal.com, terlihat sejumlah Anak Gadis yang masih belia itu menawarkan dirinya ke sejumlah lelaki hidung belang dengan harga yang fantastis, Rabu, (18/5/2022).
Sebelumnya majalahglobal.com menerima informasi dari Masyarakat setempat yang enggan menyebutkan namanya itu mengatakan, sejumlah anak gadis yang telah menginap di Penginapan Ungu Labuha Halsel menawarkan dirinya dengan harga Rp. 400.000,00.- ( Empat ratus ribu rupiah) hingga mencapai harga 500 ribu rupiah per Roket.
Usai menerima Informasi, wartawan majalahglobal.com mencoba mendekati beberapa gadis yang masih dibawah umur dan ternyata benar mereka menawarkan dirinya untuk ditiduri dengan harga Rp. 400 ribu.
Salah satunya Bunga (nama disamarkan) saat ditanya, dirinya mengaku sudah seminggu menginap di penginapan Ungu.
“Saya dengan teman-teman nginap baru satu minggu, kalau abang mau main, ya main saja. Jangan terlalu banyak tanya. Kalau abang punya uang Rp. 400 Ribu ayo langsung main aja tidak bisa dikurangi ya harganya, karena biasanya kalau malam Rp. 500 ribu sekalian biaya Kamar 200 Ribu yang sudah ditentukan pihak penginapan,” Kata Bunga saat ditemui wartawan.
Ditanya terkait usianya, Bunga mengaku masih berusia 15 Tahun. Saya sekolah di labuha kelas tiga (3) SMP tetapi sudah berhenti sekolah di bulan Januari 2022
“Ada juga teman-teman saya di Kamar nomor 11 umur sama juga dengan saya, ada yang umur 16 tahun dan 17 tahun juga, jadi abang tinggal pilih saja, harga tetap sama,” tutur Bunga.
Sementara pemilik penginapan ungu, Nadia Hamja atau yang akrab dipanggil Bu Dora saat dikonfirmasi dikediamannya yang beralamatkan di Mandaong Kecamatan Bacan Selatan Halmahera Selatan mengaku dirinya tidak mengetahui keberadaan Anak Gadis tersebut.
“Saya belum tahu kalau anak-anak itu menginap di penginapan ungu dan kalau saya tahu, sudah pasti akan saya usir. Jangankan anak dibawah umur, yang sudah diatas usiapun saya larang untuk perempuan dan tetap saya Usir. Jadi nanti saya kroscek ulang lagi,” tegas Dora. (Kandi)










