Keluarga ahli waris Ponitri pasang plang pemberitahuan

 

SIDOARJO – Pemasangan banner Pemberitahuan oleh ahli waris Paino di lahan tanah Pekarangan tersebut, bersama tim Kuasa Hukum di saksikan oleh saudara – saudara Bapak Paino (54) , tepatnya berada di Kelopo sepuluh,sukodono RT 06/ RW 02 Desa Kelopo sepuluh Kecamatan sukodono Kabupaten sidoarjo, jumat, (18/03/2022).

“Paino sebagai Anak yang ke 7  dari ibu Ponitri (Almarhumah) B. Latifah mengatakan, tujuan pemasangan banner pemberitahuan dari kuasa hukum ini , untuk memastikan Laporan dari pemilik lahan yang sebenarnya Ibu Ponitri B. Latifah bahwa lahan tersebut adalah berdasarkan dari persil : 10 leter C nomer 248 lokasi itu seluas 2490 m².

Bukti Kepemilikan leter C Dari Ibu Ponitri B. Latifah
Bukti Kepemilikan leter C Dari Ibu Ponitri B. Latifah

Dan Ibu Ponitri B Latifah sebagiannya pernah berkali – kali menjual tanah, sebagian dari jumlah yang disebut dengan luas 2490m²,saat ini tanah yang jadi permasalahan tinggal luas kurang lebihnya 400m².

Bapak Paino dan keluarga meminta bantuan kepada tim kuasa hukum untuk mengurus lahan mereka yang ditenggarai atau diduga ada unsur pengalihan nama asli oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” papar Paino kepada awak media.

Menurutnya, dengan adanya bukti dan ada pengumuman dari pihak kuasa hukum bahwasannya lahan sudah di berikan banner. Artinya pihak lain tidak boleh memanfaatkan lahan itu secara apapun, jadi siapapun yang menggunakan lahan dalam objek sengketa lokasi ini bisa di ancam dengan hukuman.

Lahan dari Pak Paino (54) di tengarai atau di indikasikan dari laporan, Oleh pihak tergugat, ada surat yang dipegang oleh keluarga Bapak Kosim dengan dalih entah itu diganti peralihan nama, namun tidak sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga pihak ahli waris atau pihak dari anak pemilik lahan Ibu Ponitri sendiri tidak pernah menjual lahan yang luasnya kurang lebih 400m² itu. Artinya, mereka menuntut apa yang menjadi hak mereka dan itu kembali kepada mereka.

Baca Juga :  H+2 Lebaran, Gus Muhdlor Berikan Bantuan 5Kg Beras Untuk 700 Warga Terdampak Banjir
PN Sidoarjo Saat Sidang Di Tempat Lokasi
PN Sidoarjo Saat Sidang Di Tempat Lokasi

Urip Mulyadi,MB.SH selaku Kuasa Hukum mengatakan, selaku kuasa hukum nya Pak Paino Selaku ahli waris nya dari Ibu Ponitri B. Latifah, sesuai dengan legalitas, alas hak yang di miliki itu sesuai dengan persil :10 leter C Nomer 248 yang sudah di keluarkan oleh Pemerintah Desa sebelumnya, merupakan sebuah ketetapan hak,kewenangan dari si ahli waris ataupun pak Paino sendiri.

“Satu hal yang ingin saya sampaikan, objek ini kan objek yang telah lama turun – temurun dan memang belum dipindah alihkan ,dan sekarang pun masih dikuasai oleh yang bersangkutan, inikan ada upaya orang lain untuk mengklaim sebagaimana orang itu juga memegang sebuah surat legalitas, yang mana legalitas itu belum pernah dipindah alihkan secara hukum.

Pengadilan Negeri Sidoarjo Sidak Di lokasi
Pengadilan Negeri Sidoarjo Sidak Di lokasi

Urip Mulyadi,MB.SH yang didampingi Anggota DPD BPPI Dan pathner menjelaskan, Adapun pemasangan plang itu untuk menunjukan bahwa agar pihak – pihak yang merasa ingin mengklaim atau ingin mencoba mengambil surat – surat beliau itu silahkan untuk menunjukan dirinya,atau menunjukan kewenangan hukum nya ,menunjukan legal. Stending nya, itu langkah para ahli waris berikut dari pada kuasa hukum nya melakukan tindakan – tindakan pemasangan banner.

Baca Juga :  Masih Belum Adanya Kesejahteraan Yang Dirasa Bagi Warga Desa Karangbong Sidoarjo

“Dalam hal ini sampai dari Pengadilan Negeri Sidoarjo sempat turun dan sidak, Dan ingin mengetahui yang sebenarnya atas klausul tanah,karena dari hasil somasi tergugat menyampaikan bahwa tanah yang disomasi adalah seluas 2490m²,sedangkan waktu sidang di lokasi bahwa pihak tergugat alih ucap jadi 400 m²,jadi dari sinilah ada ketidak singkronan dari hasil somasi awal.maka disimpulkan bawasanya tidak jelas pengertiannya.

Pengadilan Negeri Sidoarjo Sidak Di lokasi
Pengadilan Negeri Sidoarjo Sidak Di lokasi

“Pak Paino (54) sempat angkat bicara bahwa tanah tersebut akan tetap kami kawal bersama tim kuasa hukum kami,karena kami ada bukti jelas bawasanya surat asli masih ditangan kami,”tandasnya saat di hadapan awak media.(sgi/mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *