Tim Verifikasi Kodim Mojokerto Sasar Koramil Wilayah Utara Sungai Brantas

Tim Verifikasi Kodim Mojokerto Sasar Koramil Wilayah Utara Sungai Brantas
Tim Verifikasi Kodim Mojokerto Sasar Koramil Wilayah Utara Sungai Brantas

Mojokerto,  – Untuk menangkal persebaran Covid-19 Koramil 0815/05 Gedeg Kodim 0815/Mojokerto bersinergi dengan Polsek, Pemerintah Kecamatan, UPT PKM menggencarkan 3T (tracing, testing dan treatment) diwilayah Kecamatan Gedeg,  Kabupaten Mojokerto,  Jawa Timur, Selasa (15/02/2022) sore hingga malam.

 

Kegiatan 3T ini dilakukan  karena adanya warga yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) sesuai rilis Dinkes. Pasien OTG tersebut diketahui tinggal di Dusun Bagusan Desa Terusan, Gedeg

 

Menurut Babinsa Terusan, Serka Suwandi,  kegiatan tracing, yang berlanjut dengan testing dan treatment dilakukan terhadap 25 warga kontak erat keluarga dan tetangga pasien terkonfirmasi.

 

Dikatakan Babinsa, tidak hanya tracing, ke-25 warga juga dilakukan testing melalui swab antigen dilanjutkan pemberian obat-obatan dan vitamin oleh Tim Nakes dari UPT PKM Lespadangan

 

Masih diwilayah Gedeg,  kegiatan 3T juga berlangsung di Dusun Penjalinwakul Desa Jerukseger, Tim Nakes UPT PKM Gedeg bersama Babinsa setempat Sertu M. Syukron, Bhabinkamtimbas,  Perangkat Desa Teguh Priyanto, S.E., Bidan Endang Soerjaningsih, A. Md., Keb., dan Perawat Desa. Kegiatan tracing dan testing dilakukan terhadap 27 orang kontak erat keluarga dan tetangga sekitar. Dilokasi ini Tim Nakes juga memberikan obat-obatan dan vitamin terhadap warga yang sudah menjalani testing

Baca Juga :  Kodim 0815/Mojokerto Gelar Apel Pengecekan Personel Paska Libur Lebaran

 

Dihari yang sama, mulai selepas maghrib hingga malam, di Desa Batankrajan, Babinsa setempat Sertu Hadi, Bhabinkamtibmas Bripka Karya Budi, Kades Eliza Atmonegoro, Bidan Inggit Sitoresmi dan Relawan Covid-19 Desa melakukan penelusuran kontak erat keluarga dan tetangga pasien terkonfirmasi positif, dilanjutkan testing melalui swab antigen terhadap 30 warga dengan hasil semuanya non reaktif. Kegiatan 3T dilokasi ini dipungkasi dengan pemberian obat-obatan dan vitamin terhadap warga kontak erat pasien

 

Pantauan dilapangan, meskipun malam hari, kegiatan tracing dan testing terus berlanjut ke Dusun Kangkungan Desa Kemantren. Dilokasi ini terdapat 2 warga yang terkonfirmasi positif,  sehingga Tim Tracer yang terdiri dari Babinsa Sertu Riswandi,  Bhabinkamtibmas Bripka Dedy S, Kasun, Perawat Desa dan Relawan melakukan tracing dan testing terhadap 40 orang warga kontak erat keluarga dan tetangga kedua pasien terkonfirmas

 

Terpisah, Pgs. Danramil 0815/05 Gedeg Letda Inf Surjono, mengatakan, digencarkannya kegiatan tracing, testing dan traetment (3T) ini, sebagai upaya pencegahan sekaligus menangkal meluasnya persebaran virus covid-19   berkaitan dengan adanya beberapa warga yang terkonfirmasi positi

Baca Juga :  Sempat Viral di medsos,Pemudik ini akhirnya dapat Bantuan Dari Polres Mojokerto

 

Letda Surjono Hadi juga menghimbau agar warga tidak perlu panik akan tetapi harus waspada dengan adanya virus covid-19 termasuk varian omicron. “Tak usah panik namun masing-masing dari kita (tiap individu) harus memperketat protokol kesehatan. Bagi warga yang belum vaksin lengkap bisa segera mendatangi layanan vaksinasi terdekat”, ajaknya

 

“Karena dengan vaksinasi, tubuh memiliki kekebalan (imunitas) terhadap serangan penyakit, pun demikian dengan vaksinasi covid-19 yang diperuntukan menangkal virus corona”, pungkas pria kelahiran Jember. (Jay). f.i.. . .   .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *