mahkota555

Ustad Asal Papua ini Dapat Piagam Penghargaan dari Kapolresta Mojokerto

Ustad Asal Papua ini Dapat Piagam Penghargaan dari Kapolresta Mojokerto
Ustad Asal Papua ini Dapat Piagam Penghargaan dari Kapolresta Mojokerto

Majalahglobal.com, MOJOKERTO – Polresta Mojokerto memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1442 H / 2021 Masehi. Ada hal yang unik dalam moment ini, Qorinya atau Pembaca Alquran dalam moment adalah Ustad Abdul Rizal dari Sorong Papua Barat, Kamis (11/3/2021) di Lapangan Polresta Mojokerto, Jalan Bhayangkara Nomor 25, Kelurahan Sentanan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi mengatakan, jadi pada hari ini, kami dari Polres Mojokerto Kota melaksanakan kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW dan bertepatan di hari Kamis ini, kami juga menghadirkan pengisi atau pendakwah daripada ceramah Isra Mi’raj tersebut dari Pondok Pesantren Nurul Huda yakni K.H Syifaur Romli.

“Kemudian ada juga sebagai qorinya merupakan adik kita Ustad Abdul Rizal, beliau ini mahasiswa yang sedang melaksanakan perkuliahannya di Kabupaten Mojokerto yang berasal dari Sorong daerah Papua Barat yang tadi sudah melantunkan ayat suci Alquran dengan baik dan telah kami berikan piagam penghargaan,” ujar Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi.

Lebih lanjut dikatakannya, dan kami juga berharap dengan adanya Isra Mi’raj ini, tentunya bisa mengambil hikmah seluruh personil Polres Mojokerto Kota untuk selalu meningkatkan Ibadah dalam rangka mengemban fungsi Kamtibmasnya di setiap hari.

“Seperti itu telaah dari ceramah yang disampaikan tadi, bahwa ketika salat itu dilakukan dengan baik maka akan berhubungan dengan perbuatan sehingga ketika perbuatannya itu baik, termasuk dalam kedinasannya, sehingga apa yang menjadi penjabaran program dari bapak Kapolri agar Polri bisa menuju ke Polri yang Presisi bisa tercapai,” jelas Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi.

Sementara itu, Ustad Abdul Rizal dalam sesi wawancara mengatakan, saya biasanya belajar lewat YouTube dan guru ngaji yang dulu saya lihat di salah satu acara seperti kayak gini di Isra Mi’raj Nabi maupun halal bihalal.

“Saya datangi beliau, terus saya bilang apa triknya agar kita itu bisa melantunkan Alquran dengan penuh penjiwaan dan bisa menyentuh pendengarnya. Kemudian dijawabnya, triknya adalah dari pembawaan kita. Kita harus banyak berteriak di pagi hari terus nanti dalam pembacaan ayat suci Alquran terutama dari makhrojul huruf itu harus Qalqalah nya bagus sehingga orang tidak hanya mendengarkan dari pembacaan suaranya yang bagus tetapi dari pembacaan ayat suci Alquran nya juga penuh penjiwaan dan bisa menyentuh hati pendengarnya,” ujar Ustad Abdul Rizal yang saat ini menempuh pendidikan di Pondok Pesantren sabilil Muttaqin.

Kemudian, K.H Syifaur Romli dalam ceramahnya mengatakan, hasil oleh-oleh dari isra miraj adalah melaksanakan salat.

“Selama kita rutin melakukan salat lima waktu, maka tidak akan ada terorisme dan radikalisme. Semoga kita semua diberikan kesehatan agar di tahun depan kita bisa memperingati isra mi’raj kembali,” harap K.H Syifaur Romli. (jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *