HOME // Berita Mojokerto // Uncategorized

Setelah Raih Predikat WBK, Kini Polres Mojokerto Raih Predikat WBBM

   Pada: Desember 10, 2019

Mojokerto – majalahglobal.com : Setelah meraih Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun lalu, Polres Mojokerto hari ini sukses mendapatkan penghargaan unit kerja pelayanan dengan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Selain berkat sejumlah inovasi pelayanan publik, penghargaan dari Kemenpan RB ini juga diraih Polres Mojokerto karena melayani masyarakat tanpa imbalan.

,

Penghargaan sebagai unit kerja pelayanan berpredikat WBBM diterima Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno dari Menpan RB Tjahjo Kumolo di Hotel Bidakara, Jakarta siang tadi.

“Alhamdulillah setelah tahun lalu kami menerima penghargaan WBK, tahun ini Polres Mojokerto langsung mendapatkan WBBM dari Kemenpan RB. Ini hasil dari berbagai inovasi untuk mewujudkan reformasi birokrasi di Polres Mojokerto,” ujar kapolres kepada detikcom, Selasa (10/12/2019).

Perwira yang akan menjabat Waka Polresta Malang ini menjelaskan, predikat WBBM diraih Polres Mojokerto karena memenuhi beberapa kriteria penilaian. Mulai dari manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, hingga penguatan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, berbagai inovasi pelayanan publik telah dibuat Polres Mojokerto. Salah satu yang terbaru yaitu kantor Samsat dan Satpas Ngoro Persada Industri (Ngopi) di kawasan NIP, Kecamatan Ngoro.

“Yang paling utama adalah perubahan kultur dan pola fikir personil Polres Mojokerto dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang sudah menjadi komitmen bersama seluruh personil untuk memberikan pelayanan tanpa imbalan apapun di luar ketentuan yang ada,” ujar Setyo.

Penghargaan WBBM ini, tambah Setyo, merupakan hasil kerjasama semua elemen di Polres Mojokerto dan dukungan masyarakat. Dia berharap predikat ini terus dipertahankan.

“Kami harus mempertahankannya dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat Mojokerto,” tutupnya. (Jayak)





Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.