Tanggamus, majalahglobal.com – Banyaknya Pecinta Burung kicau di seluruh daerah Tanggamus terutama kotaagung dan seputarannya membuat terbentuk beberapa komunitas kicau mania di daerah yang terkenal dengan seribu otak-otak, Senin 4 Juli 2022.
Banyak pula minat masyarakat untuk memelihara burung kicau hingga mencoba untuk ternak burung kicau sampai pembuatan pakan dan penjualannya.
Bahkan belajar juga dalam proses perawatan hingga pengaturan agar burung sampai bisa diikutkan lomba bukanlah hal yang mudah untuk dipraktekkan.
Tapi sangatlah disayangkan, fari proses pemeliharaan, pengaturan dan lainnya itu diresahkan oleh adanya oknum pelaku pencurian burung kicau di seputaran Kotaagung.
Akhir-akhir ini pecinta Burung kicau mania kotaagung dan sekitar nya telah diresahkan oleh oknum pelaku pencuri spesialis Burung kicau yang diduga kuat pelaku nya itu-itu saja. Seperti yang pernah di alami salah satu pedagang, peternak sekaligus kicau mania.
“Kami pencinta burung kicau sangat resah dengan maraknya pencurian burung kicau di seputaran Kotaagung,” ungkap Andi Bako selaku pedagang dan pecinta burung kicau mania.
Sementara itu Sudarwanto yang juga merupakan pecinta burung kicau mania memberikan saran dan ide kepada rekan- rekannya untuk mempermudah dan membantu kerja aparat penegak hukum yang dalam hal ini pihak kepolisian.
“Baiknya laporan saja dulu ke polsek terdekat dan yang kedua baru kita atur strategi untuk melakukan siasat jebakan terhadap pelaku nya,” cetus sudarwanto.
Disisi lain, Yudi yang juga pecinta burung kicau mania sangat mendukung apa yang di sarankan oleh Mas Sudarwanto.
“Ya saya setuju. Sangat setuju dengan apa yang disarankan Mas Sudarwanto,” terangnya. (iswandi)










