![]() |
| Gus Barra Berharap Elektabilitas IKBAR Terus Naik Setiap Minggunya |
Mojokerto – Calon Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra atau yang biasa akrab disapa dengan panggilan Gus Barra hari ini melaksanakan kampanyenya di rumah Bapak Muhammad Zaini Dusun Ngrayung RT 04 RW 02 Desa Brayung Kecamatan Puri, Rabu (21/10/20) pukul 13.14 – 14.00 WIB.
Dalam Kampanyenya, Gus Barra mengatakan bahwa apa yang dilakukan Ikfina-Barra (IKBAR) saat jadi Kepala daerah Kabupaten Mojokerto ada di brosur yang telah njenengan terima. Sehingga panjenengan sedoyo tidak seperti membeli kucing dalam karung.
“IKBAR punya program mensejahterakan guru TPQ dan guru Swasta. Sholawat yang dibacakan saat saya datang tadi mempunyai arti untuk selalu mendoakan guru-guru kita. Menyanyangi guru-guru kita. Bahkan Jepang yang menganut agama Shinto atau menyembah matahari saja memuliakan guru. Hal itu terbukti saat Hiroshima dan Nagasaki di bom atom oleh Amerika. Ada jutaan warga Jepang yang meninggal. Dan mereka mencari guru-guru yang masih hidup. Karena dari guru kita bisa membangun peradaban. Sekarang Hiroshima dan Nagasaki jadi Kota Wisata yang luar biasa,” terangnya.
Lebih lanjut, Gus Barra juga berjanji jika Ikfina-Barra (IKBAR) terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto akan menghindari praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).
“Kenapa hal ini kita lakukan ? karena saat kita memberikan contoh yang baik, sama halnya kita memberi contoh kepada bawahannya. Alhamdulillah saya dididik di lingkungan yang Insha Allah menjunjung tinggi nilai agama. Saya lahir sudah mondok. Karena abah saya punya mondok. IKBAR berkomitmen agar tidak sampai didanai orang lain. Kalau didanai orang lain nanti kebijakannya diatur orang lain dan bakal nyaur hutang,” tutup Gus Barra.
Kemudian yang terakhir, Gus Barra sangat bersyukur saat ini Elektabilitas IKBAR sudah mencapai 57,9 %.
“Saya minta tolong bantuannya untuk menjaga dan mendoakan suara IKBAR setiap minggunya terus naik. Lembaga surveynya ini sangat kredibel yang pernah survey Gubernur Khofifah pada waktu itu,” tutupnya. (Jayak)











