mahkota555

TRUK Maumere Beberkan Sejumlah Fakta Kekerasan yang Terjadi 

TRUK Maumere Beberkan Sejumlah Fakta Kekerasan yang Terjadi 
TRUK Maumere Beberkan Sejumlah Fakta Kekerasan yang Terjadi 

Sikka – TRUK Maumere kembali membeberkan sejumlah fakta kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dalam Catatan Tahunan (CATAHU) 2021.

Catatan Tahunan 2021 ini disampaikan pihak TRUK Maumere kepada media dalam Konfrensi Pers, Selasa (08/02/2022) di Selters Truk Maumere.

Dalam rilisnya, pihak TRUK Maumere melalui juru bicaranya ibu Lidya menyampaikan bahwa, dimensi kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sikka dan Ende, terjadi dalam dua ranah yaitu, ranah personal dan ranah komunitas.

Kekerasan seksual adalah kasus yang paling tinggi dengan pengaduan sebanyak 50 korban (49,50%) dengan kekerasan yang beragam seperti, perkosaan, percobaan perkosaan, inses, pelecehan seksual, exploitasi seksual, pemaksaan kehamilan, pemaksaan aborsi, pemaksaan perkawinan, perkawinan anak, prostitusi paksa dan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).

Di Kabupaten Sikka terdapat anak yang menjadi korban dan juga menjadi pelaku kekerasan seksual. Kekerasan seksual pada anak yang pelakunya adalah keluarga dan pacar, pada umumnya terungkap ketika korban hamil. Istri dan anak korban KDRT umumnya hidup dalam situasi tertekan dan kemiskinan, perempuan dan anak Difabel masih menjadi target kekerasan.

Perempuan miskin, tidak berpendidikan, broken home merupakan kelompok rentan yang menjadi sasaran dari calo atau perekrut ilegal dan Kabupaten Sikka menjadi daerah penerima transit untuk kasus Perdagangan perempuan dan anak di tempat hiburan malam (Pub).

Terkait dengan trend kekerasan, Kabupaten Sikka dan Ende kasus kekerasan seksual masih tinggi dan cenderung naik. Jumlah anak berhadapan dengan hukum (Pelaku Kejahatan Seksual) masih ada dan cenderung akan menguat.

Media social seperti facebook dan WhatsApp semakin marak digunakan untuk melancarkan aksi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) oleh pelaku dan mengalami peningkatan signifikan (14 kasus di tahun 2020, 16 kasus di tahun 2021).

Kasus Incest meningkat secara signifikan (1 kasus di tahun 2020, 6 kasus dintahun 2021). Meski mengalami penurunan, perempuan difabel masih menjadi target kejahatan seksual karena ketidakberdayaannya. (6 kasus di tahun 2020, 3 kasus di tahun 2021).

Kasus perdagangan Perempuan dan Anak di Pub masih terjadi dengan modus tipu daya dan penjeratan hutang yang menyasar pada kelompok perempuan miskin dan tidak berpendidikan. Modus ini masih sering digunakan oleh pelaku. Kasus ini mengalami peningkatan yang signifikan (4 korban di tahun 2020, 18 korban di tahun 2021).

Korban yang mengakses Layanan Rumah Aman (shelter) di TRUK Maumere mengalami peningkatan (36 korban di tahun 2020, 47 korban di tahun 2021). (Frans Dhena)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *