![]() |
| Pasien Positif Covid-19 di Mojokerto Bertambah 5 Orang, Ini Data Lengkapnya |
Mojokerto – www.majalahglobal.com : Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto merilis update persebaran Covid-19 di wilayahnya. Per 31 Mei ini, jumlah total pasien positif Covid-19 tercatat 37 orang. Hal tersebut disampaikan juru bicara Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, Minggu (31/5/2020).
“Hari ini ada tambahan lima orang pasien yang hasil uji swabnya terkonfirmasi positif Covid-19. Tambahan lima orang ini berasal dari Kecamatan Jetis, Kecamatan Bangsal, Kecamatan Puri, Kecamatan Mojoanyar dan Kecamatan Ngoro,” kata Ardi.
Ardi menjelaskan, pasien berasal dari Kecamatan Jetis, yakni seorang laki-laki berinisial S usia 40 tahun.
“Pasien S ini terkonfirmasi positif Covid-19 dengan riwayat menunggui anaknya yang juga pasien positif Covid-19 saat dirawat,” pungkas Ardi.
Sedangkan, pasien dari Kecamatan Puri, yakni seorang laki-laki berinisial BR usia 62 tahun asal Desa Mlaten telah meninggal dunia.
“Pasien BR ini tercatat sebagai PDP, pasien ini masuk Rumah Sakit Gatoel pada 23 Mei lalu dengan gejala thypoid dan sesak nafas. Hasil swab yang diambil pada 24 Mei baru keluar hari ini, yakni positif Covid-19,” ujar Ardi.
Sementara itu, pasien dari Kecamatan Bangsal, yakni seorang perempuan berinisial SF usia 58 tahun asal Desa Ngrowo.
“Pasien SF ini sebelumya sudah tercatat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan gejala mual, muntah dan batuk,” jelas Ardi.
Pasien SF masuk Rumah Sakit Gatoel Kota Mojokerto pada 23 Mei lalu. Hasil uji swab pertamanya pada 24 Mei lalu adalah negatif.
“Pasien SF ini kemudian menjalani swab kedua pada 28 Mei, hasilnya adalah positif. Saat ini pasien dirawat di RS Gatoel,” tutur Ardi.
Pasien selanjutnya, yakni seorang laki-laki berinisial AH berusia 39 tahun asal Desa Kunjoro Wesi, Kecamatan Ngoro.
“Pasien AH juga tercatat sebagai PDP, pasien AH masuk RSUD Dr. Soekandar pada 15 Mei dengan gejala batuk dan TB paru. Sampel uji swab diambil pada 23 Mei, baru keluar hari ini, hasilnya positif,” tegas Ardi.
Mengingat pasien AH sudah pulang dari rumah sakit pada 29 Mei sebelum hasil swab keluar, saat mengetahui hasil uji swab pasien AH keluar, pasien saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
Pasien terakhir, yakni seorang laki-laki berinisial M usia 56 tahun asal Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar. Pasien M masuk Rumah Sakit Islam Sakinah pada 25 Mei lalu.
“Pasien M tercatat sebagai PDP dengan gejala pneumonia. Sampel uji swab pasien diambil pada 26 Mei, baru keluar hari ini, hasilnya positif,” tandas Ardi.
Untuk diketahui, data Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto per 31 Mei 2020, jumlah total pasien positif terkonfirmasi Covid-19 adalah 37 orang. Dengan rincian, 33 pasien masih menjalani perawatan, dua pasien telah dinyatakan sembuh dan dua pasien telah meninggal dunia.
Perlu diketahui, ada dua dokter di Mojokerto yang positif covid-19 ternyata bisa sembuh total. Kadinkes Kabupaten Mojokerto dr. Soejatmiko setelah melakulan isolasi mandiri dirumahnya kawasan Pandan-Warugunung Pacet menyusul dr Lintang juru bicara Covid-19 Kabupaten Mojokerto yang bertempat tinggal di Kelurahan Gunung Gedangan dan mengisolasi secara mandiri dirumahnya ternyata bisa sembuh total.
dr.Sujatmiko saat dikonfirmasi www.majalahglobal.com menyatakan kegembiraannya dan merasa dirinya sudah fit dan sembuh total dan ingin segera bekerja kembali..
“Hasil Swab pertama saya dinyatakan positif Covid-19, Alhamdullilah Swab pada 14 April dan 24 April kami dinyatakan negatif dan sekarang sembuh total tanpa ada keluhan apa-apa namun sama pimpinan sementara tidak boleh bekerja dulu dan harus tetap jaga jarak dan hindari kontak fisik” ujar dr.Sujatmiko, Jumat (29/5/2020).
Sementara itu, dr. Langit yang dikenal d kalangan wartawan sebagai juru bicara Covid-19 Kabupaten Mojokerto juga dinyatakan sudah sembuh, hal itu dijelaskan Nana menantunya yang juga sebagai anggota KPU Kota Mojokerto dan Pernyataan resmi Gaguk Tri Prasetyo selaku Juru bicara Covid-19 Kota Mojokerto membenarkan kesembuhan dokter Langit dari Virus Korona rahasianya menurutnya selain menjaga imunitas tubuh, berolahraga dan istirahat cukup harus selalu dirumah saja, jaga jarak, hindari kontak fisik, tidak panik dan berkeinginan keras untuk sembuh didorong semangat untuk ketemu keluarganya kembali serta panggilan tugas yang sangat menantang.
“Terkena virus corona itu bukan aib tapi pandemi yang harus dilawan dan dikalahkan. Ya rekan saya Dokter Langit benar telah sembuh dari Covid-19 dan segera bekerja kembali menemui teman-teman Wartawan selaku juru bicara Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto jika diijinkan pimpinannya,” ujar Gaguk pada wartawan www.majalahglobal.com, Jumat (29/5/2020). (Jayak)











